KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran sekitar Rp 400 juta untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) armada bus sekolah gratis.
Tambahan anggaran tersebut kata Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dilakukan agar layanan transportasi bagi pelajar tetap beroperasi hingga akhir 2026.
Pilar menyatakan, mengatakan penambahan anggaran dipicu meningkatnya biaya operasional akibat fluktuasi harga BBM. Kondisi itu membuat alokasi anggaran yang sebelumnya disiapkan diperkirakan tidak mencukupi hingga penghujung tahun.
“Tambahan anggaran ini kami siapkan untuk memastikan kebutuhan bahan bakar armada bus sekolah tetap terpenuhi. Dengan begitu, pelayanan kepada para pelajar tidak terganggu sampai akhir tahun,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.
Pilar menjelaskan, tambahan anggaran tersebut diperoleh melalui pergeseran dan optimalisasi anggaran yang tersedia di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel.
Menurutnya, langkah itu menjadi solusi agar program bus sekolah gratis tetap berjalan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Anggaran yang ada di Dishub kami sesuaikan dengan kebutuhan yang lebih mendesak. Prioritasnya adalah menjaga operasional bus sekolah agar tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan bus sekolah gratis merupakan salah satu layanan publik yang harus terus dipertahankan, terutama menjelang dimulainya tahun ajaran baru ketika mobilitas pelajar meningkat.
“Jangan sampai pelayanan berhenti hanya karena persoalan operasional. Kami ingin memastikan bus sekolah gratis tetap melayani siswa sehingga mereka bisa berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman,” terangnya.
Editor: Agus Priwandono











