SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang sampai saat ini belum memiliki gedung sendiri. PMI Kota Serang sudah mengajukan lahan dan gedung PMI ke Pemkot Serang, namun belum mendapatkan jawaban.
Menurut Ketua PMI Kota Serang Adde Rosi Khoerunnisa, idealnya gedung PMI disatukan dengan unit donor darah (UDD) agar mudah berkoordinasi dan informasi tentang darah bisa diketahui dengan cepat oleh PMI. Selama ini, PMI Kota Serang masih berkoordinasi dengan UDD Kabupaten Serang, karena Kota Serang belum memiliki UDD sendiri.
“Idealnya segedung agar bisa saling kontrol. Kalau seperti sekarang kami tidak bisa tahu tentang stok darah karena memang tidak segedung,” kata Aci, panggilan akrab Adde Rosi kepada wartawan, Kamis (24/7/2014).
Pihaknya yang mengajukan permohonan lahan dan gedung akan menerima di mana saja lokasi yang diberikan Pemkot Serang. Ia tidak akan protes meski diberikan lahan di lokasi yang kurang strategis. Ia berharap usai Lebaran bisa membicarakan kembali permintaan lahan dan gedung PMI ubu.”Di mana saja kita mah bakal terima,” katanya.
Aci menyatakan bahwa salah satu program kerja yang akan dijalankan PMI adalah menggelar Bulan Dana. Rencananya PMI akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha agar bisa menyisihkan dana. Uang dari aksi ini akan menjadi dana kemanusiaan abadi, yang bisa kita gunakan untuk kemanusiaan saat dibutuhkan. “Tahun 2013 lalu kita berhasil mengumpulkan Rp150 juta dari Bulan Dana. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat menjadi Rp200 juta,” ujar Aci. (Fauzan Dardiri)









