SERANG – Desa Panyambrangan Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang darurat banjir. Kondisi ini disebabkan alat penahan debit air dari Ciujung. Hal ini jelas menjadi kekhawatiran masyarakat, akan bahaya jika tidak cepat dibenahi warga sekitar bendungan akan tenggelam bahkan bisa saja jebol.
“Debit Air seharusnya 36 Meter kubik per detik hanya bisa melewati bendungan 15 Meter kubik per detik itu karna sedimen atau endapan tanah yang dibawa dari hulu ke hilir semakin banyak maka tertutup jalan air yang bisa membasahi lahan 20.000 hektar,” ujar Dedi Ugiyadih, Kamis (7/4/2016).
Masalah itu bukan dari sedimen saja, karena berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat penyebabnya juga dari Pintu Pengekang (Bendungan) yang harus segera diperbaiki. Bangunan tanggul yang dibangun dari tahun 2004 itu hanya pernah ada perbaikan dan pengerukan endapan pada tahun 2009.
“kecewa perbaikan dan pengerukan cuma di bagian tengah tidak langsung dipindahkan ke dataran, yang seharusnya pengerukan dilakukan dengan cara memakai kapal keruk seperti pada tahun 1975,” ungkap seorang pekerja, Dedi. (Odi)










