SERANG – Lebih dari dua ribu muslim Banten berangkat malam ini ke Jakarta untuk bergabung dengan muslim lainnya dari berbagai daerah pada aksi bela Islam, Jumat (4/11), terkait dengan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Informasi yang dihimpun Radar Banten Online, Kamis (3/11) malam, lebih dari dua ribu umat muslim dari unsur organisasi masyarakat, ulama, santri, dan mahasiswa dari berbagai daerah seperti Pandeglang, Lebak, Serang, dan Cilegon berkumpul di kompleks Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Mereka berangkat ke Jakarta sekira pukul 24.00 WIB.
“Kami datang ke Jakarta ingin menuntut keadilan, karena kami tidak bisa menerima agama (Islam) dihina oleh siapapun,” kata Usep Saepudin, salah satu koordinator aksi.
“Untuk membawa massa ke Jakarta, sebanyak 16 bus dipersiapkan ditambah dengan mobil pribadi yang akan berangkat bersama-sama,” sambung Usep.
Ia menambahkan, Jumat pagi ada keberangkatan gelombang kedua dari forum pondok pesantren dan beberapa ormas yang sudah konfirmasi akan bergabung.
“Massa dari Banten sudah berkomitmen aksi yang akan digelar besok tidak akan anarkis ataupun merusak fasilitas umum. Kita sudah bersepakat selama aksi tidak ada yang anarkis. Kami datang hanya untuk menyuarakan dan meminta pihak kepolisan menindak tegas bagi siapapun yang menjelek-jelekan agama Islam,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada massa yang akan berangkat ke Jakarta melalui jalur arteri, tanpa masuk kedalam tol.
“Di setiap titik keberangkatan akan kita siapkan (pengawalan),” katanya. (Fauzan Dardiri)









