MERAK – Cuaca ekstrem terjadi di Kota Cilegon, Senin (14/12/2015). Angin kencang dan hujan deras terjadi di beberapa titik wilayah. Cuaca buruk bahkan melanda perairan Merak.
Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, Nafri mengatakan, menanggapi situasi itu pihaknya telah berupaya meningkatkan pengawasan dan pengendalian keselamatan kapal dan pelayaran di perairan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak.
“Kita sudah melayangkan surat edaran dalam rangka kewaspadaan terhadap cuaca buruk di perairan. Kita menginginkan bahwa operator (kapal) juga punya tanggungjawab dalam mengawasi keamanan kapalnya. Baik itu yang berlalu lintas, berlabuh dan seterusnya. Wajib diawaki secara penuh dan cukup,” ujarnya.
Saat ini kata dia, gelombang laut di perairan Selat Sunda berada pada kisaran ketinggian dua hingga tiga meter, dengan kecepatan angin sekitar 20 hingga 30 knot per jam arah tenggara.
Sebagai bagian dari lima perairan yang terpadat di dunia, untuk itu pihaknya perlu memberikan perhatian ekstra untuk pada perairan di Selat Sunda. Namun demikian, ia mengatakan kondisi itu belum sampai mempengaruhi aktivitas sandar kapal di kawasan pelabuhan.
“Kalau untuk sandar kapal, itu tergantung dari kemahiran nahkoda. Saya rasa itu tidak akan makan waktu sandar. Kondisi cuaca seperti ini kemungkinan akan berlangsung selama seminggu ke depan,” jelasnya. (Devi Krisna)








