SERANG – Rano Karno dan Mulyadi Jayabaya saat ini adalah sosok kuat yang bakal diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilgub Banten 2017. Meski begitu, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Rano saat ini menjabat Gubernur Banten. Sementara Mulyadi Jayabaya pernah jadi Bupati Lebak selama dua periode.
Kata Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Reno Yanuar, Rano maupun Mulyadi Jayabaya layak untuk maju pada pilgub. “Rano itu sangat mumpuni. Apalagi, Rano seorang incumbent (petahana). Kemudian Mulyadi Jayabaya punya peluang yang sama. Mengingat Pak JB ini berpengalaman menjadi Bupati Lebak selama dua periode. Jadi, dua-duanya mempunyai kelebihan dan kekurangan,” katanya, seperti diberitakan koran Radar Banten hari ini.
Menurutnya, keduanya adalah kader terbaik PDIP yang ada di Banten saat ini. “Sedangkan yang terbaik di antara keduanya tergantung mekanisme partai, baik DPD maupun DPP. Semua tergantung DPP. Nanti DPP akan melakukan survei terhadap dua nama itu. Hal ini dilakukan untuk melihat elektabilitas. Mana yang lebih bagus elektabilitasnya di masyarakat, Rano Karno atau Mulyadi Jayabaya,” terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Cilegon ini.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Serang Ida Rosida Lutfi enggan berkomentar banyak soal kedua sosok yang dinilai kuat untuk dicalonkan gubernur tersebut. Soal siapa yang pantas diusung, Ida menyerahkan seluruhnya kepada DPP. “Siapa yang layak, tergantung DPP partai,” singkatnya.
Sementara Ketua DPC PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap DPD PDIP Banten membuka keran kandidat seluas-luasnya. “Kalau bisa calonnya lebih dari satu agar ada pilihan,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya belum mendukung salah satu kandidat karena masih menunggu instruksi. Namun, ia berharap, selain kader PDIP, cagub yang diusung nanti bisa membawa Banten lebih baik, paham terhadap keinginan masyarakat, dan mampu menjalankan pemerintahan dengan baik.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Muhammad Rizal mengatakan, calon gubernur yang diusung PDIP memang belum ditentukan. Menurutnya, itu kewenangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kalau sudah restu Beliau, ya sudah menjadi ketetapan. Meski demikian, suara DPC juga berpengaruh,” katanya.
Mengenai nama Rano Karno dan Mulyadi Jayabaya, Rizal enggan berkomentar banyak. Ia mengatakan, keduanya memiliki kans besar karena merupakan kader yang sudah berpengalaman di pemerintahan. “Pak Rano dan JB (Mulyadi Jayabaya-red) merupakan orang hebat yang punya kelebihan dan kekurangan. Partai akan melihat siapa yang akan disodorkan. Tinggal ketua umum yang akan menentukan siapa yang akan dimajukan sebagai calon dari PDI Perjuangan buat bertarung di Pilgub Banten,” kata anggota DPRD Kota Tangerang ini.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang Topari menjelaskan bahwa saat ini PDIP masih konsolidasi di tingkat kader. Dikatakannya, PDIP juga masih disibukkan oleh kerja-kerja kader yang tengah menggodok program Nawacita di tataran akar rumput. “Kami masih fokus kerja partai dahulu,” terangnya.
Mengenai persaingan Rano Karno dan Mulyadi Jayabaya di lingkaran PDIP, Topari terkesan irit bicara. Di tingkat DPC, nama keduanya merupakan rekan separtai dan seperjuangan, “Keduanya kader yang bagus, siapa pun yang akan dipilih nanti, harus berpatokan terhadap program Nawacita,” pungkasnya. Kata Topari, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri punya peran sangat penting dalam menentukan siapa yang layak untuk diusung. (RBG)







