LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Tokoh masyarakat Lebak sekaligus Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya (JB), meminta Bupati Lebak Hasbi Jayabaya untuk melakukan evaluasi kinerja dan mengganti tiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.
Permintaan ini disampaikan JB dalam sebuah acara Tanam Padi Serentak di Gapoktan Sukabungah, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Selasa 27 Mei 2025.
JB menyatakan bahwa evaluasi kinerja ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa para Kepala OPD dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan efektif.
Menurutnya, kinerja ketiga Kepala OPD yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak harus diganti.
“Makannya para pejabat ini, para kepala OPD ini, yang bener kerjanya. Jangan hanya tampil muka saja ke bupati,” tegas tokoh yang akrab disapa JB ini saat berada di Gapoktan Sukabungah.
Selain itu JB menyoroti kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak, yang lambat mengurus izin perusahaan yang akan melakukan invstasi di Lebak. “Mana dinas perizinan, gimana izin pertanian di Cikulur belum selesai-selesai. Gimana Kadis Perizinan seperti ini, bakal digunakan lagi, ganti,” ujarnya.
“Coba bayangkan bupati dan wakil bupati, itu orang Cikande mau pindah dan ngurus industri pertanian disini. Jadi gini dua tahun belum selesai-selesai izinnya, udah ganti yang seperti ini, gak ada artinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, JB juga menyoroti kinerja Badan Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). “Mana Bapeda, izin sampah di Gunungnganten sudah konsetuen malan di pindahkan. Izin limbah malah di pindahkan, karena di sogok, masa yang kaya gini mau dipakai lagi,” tuturnya.
“Kita membuat kawasan industri, tapi belum bisa apa-apa. Kita sudah buat kawasan sampahnya di Gunungnganten, jadi nanti ada kawasan Industri sampahnya di buang kesitu,” sambung JB.
Selain menyoroti kinerja dua OPD lainnya, JB juga menyoroti kinerja Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak. “Kepala Dinas Perdagangan, pasar kecil di bikin parkir bongkar parkirnya. Perbaiki parkir pasar kaki lima lain, kalo bisa yang seperti ini diganti,” tegasnya.
Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan bagian dari intropeksi bagi kinerja Pemkab Lebak. “Itulah intermeezo pak haji supaya intropeksi,”sebutnya.
Evaluasi kinerja ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah Kabupaten Lebak.
Editor: Abdul Rozak











