PANDEGLANG – Gudang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang Kamis (7/4) sekira pukul 14.15 WIB, terbakar. Kebakaran diduga terjadi akibat gesekan kabel listrik tegangan tinggi yang disambungkan ke trafo RSUD Berkah. Beruntung api bisa cepat dipadamkan oleh petugas keamanan sehingga tidak sampai membakar trafo. Selama itu, penerangan listrik menggunakan genset.
Ade, salah seorang petugas kebersihan RSUD mengaku kaget saat kejadian. Saat peristiwa terjadi, api terlihat sekira satu meter dari atas bangunan dan terdengar ledakan sebanyak tiga kali. Karena panik, Ade pun menghubungi pihak keamanan untuk memberikan informasi kebakaran. “Waktu itu saya sedang membersihkan musala, sebab ledakan tersebut tepat berada di belakangnya,” kata Ade yang ditemui di sekitar lokasi kejadian, kemarin.
Tb Hamdani, Koordinator Keamanan RSUD Berkah, menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan kebakaran langsung menugaskan anggota keamanan untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan alat pemadam kebakaran. “Kita langsung melakukan pemadaman, dan mematikan trafo. Sebab, dikhawatirkan api menjalar kepada trafo. Api bisa dipadamkan sekira 15 sampai 20 menit setelah kejadian,” katanya.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang Asmani Raneyanti yang ditemui ketika melakukan pemantauan di lokasi kebakaran, meyakinkan, musibah kebakaran gudang tidak menggangu pelayanan pada pasien. Soalnya, aliran listrik telah tertanggulangi oleh genset yang telah disiapkan.
Salah seorang petugas PLN Pandeglang Novan mengatakan, tidak mengetahui berstandar atau tidaknya kabel yang digunakan pihak RSUD Berkah. “Ini terjadi faktor alam, karena kabel yang menumpang dengan pagar besi dapat menimbulkan api,” katanya. (AZIS/Radar Banten)










