Cinta anak SMA memang terasa indah, khususnya bagi siswi. Tidak jarang, mereka mengidolakan gurunya, terutama yang belum beristri.
Dan itu terjadi pada Riki (51), nama samaran. Ketika masih menjadi guru, 12 tahun lalu, lelaki ini menjadi salah satu idola siswi-siswinya. Riki sampai terlibat asmara dengan salah satu siswinya, sebut saja Dewi. Kisah percintaan guru dan murid itu bahkan bertahan hingga sekarang, meskipun Riki tidak lagi seorang guru dan telah berkeluarga, sedangkan Dewi telah berusia 30 tahun.
Kisah cinta itu juga yang membuat rumah tangga Riki dan istrinya, sebuat saja Heni (50), jadi bermasalah. “Akhirnya, saya tahu kalau Mas Riki selingkuh dengan mantan muridnya,” kata Heni saat mendaftarkan gugatan cerainya ke pengadilan agama.
Heni mengakui, Riki hebat menutupi perselingkuhannya itu, sehingga bisa berlangsung lama. “Saya tahunya akhir 2015 lalu. Itu juga setelah saya minta orang memata-matai Mas Riki,” tutur Heni.
Tidak hanya memata-matai, namun Heni juga sempat melabrak kekasih gelap suaminya itu. Hanya saja, Heni tidak bisa berkutik lantaran Dewi menangis histeris ketika diminta meninggalkan Riki. “Dia bahkan mencoba bunuh diri,” ujar Heni.
Dari informasi yang Heni terima, Dewi adalah mantan siswi Riki ketika masih mengajar di sebuah SMK di Kota Cilegon. Waktu itu, Riki merupakan guru bantu. “Mas Riki dulu ngajar di tiga sekolah. Salah satunya, di SMK tempat selingkuhannya belajar,” katanya.
Saat itu, Riki masih menjomblo dan belum menjalin hubungan dengan Heni. Dia sendiri baru menjadi guru di salah satu sekolah tempat Riki mengajar. “Saya guru SMA, Riki juga mengajar di sekolah tempat saya mengajar,” terang Heni.
Riki yang terbilang ganteng dan belum menikah, saat itu, banyak digandrungi para siswi. Dan yang paling agresif adalah Dewi. Dia pula yang berhasil merebut hati Riki.
“Mas Riki berpacaran dengan perempuan itu, tapi secara rahasia. Mereka kan guru dan murid, jadi agak tabu dilihat masyarakat,” ujar Heni.
Dewi kecantol oleh Riki. Gara-gara itu, Dewi tidak ingin lepas dari gurunya itu, meskipun telah lulus SMK dan melanjutkan kuliah. “Dewi pintar. Waktu kuliah, dia sewa rumah kosong. Pengakuannya kepada keluarga, dia sewa dengan cara patungan dengan teman-temannya, padahal patungan dengan suami saya,” terang Heni.
Riki juga tidak bisa melepaskan Dewi. Riki telah merasakan keperawanan Dewi. Peristiwa yang dilarang itu terjadi ketika Dewi masih duduk di bangku SMK. “Dewi tidak mau lepas karena Mas Riki telah berhubungan suami istri dengannya,” ujar Heni.
Di saat bersamaan, Riki juga telah menjalin hubungan asmara dengan Heni. “Waktu itu, situasinya kompleks. Dewi malu mengenalkan Mas Riki kepada keluarganya karena dia guru Dewi. Di sisi lain, Mas Riki sudah berpacaran dengan saya,” terangnya.
Cinta segitiga terjadi. Riki menjalin hubungan serius dengan Dewi dan Heni. Dewi mengetahui hal ini, tapi dia tetap tidak mau melepaskan Riki. Dewi rela menjadi kekasih gelap Riki. Dewi dan Riki sepakat untuk menutup rapat-rapat hubungan asmara mereka.
“Bertahun-tahun, mereka tetap saling berhubungan. Padahal, Dewi telah bekerja dan banyak laki-laki yang mengejarnya. Tapi, dia tetap menginginkan Mas Riki,” tutur Heni.
Sepandai-pandainya menutup bangkai, pada akhirnya tetap busuk dan baunya tercium. Heni mengetahuinya ketika melihat keuangan Riki. Setiap pertengahan bulan, uang Riki habis begitu saja. Untuk mengetahui penyebabnya, Heni menyewa seseorang untuk membuntuti Riki.
“Saya minta tetangga untuk jadi mata-mata. Saya bayar dia, lalu Mas Riki diikuti sepanjang hari selama sebulan,” katanya.
Heni akhirnya mendapatkan bukti jika Riki memiliki wanita simpanan yang harus dibiayai kebutuhannya. “Mereka itu layaknya suami istri. Saya tidak tau, apakah mereka nikah sirih atau tidak. Saya tidak mau tau,” tuturnya.
Melihat Dewi yang ngotot tetap ingin bersama Riki, Heni legowo dan meminta Riki menceraikannya. “Saya tidak mau diduakan,” tukasnya. (Sigit/Radar Banten)










