SERANG – Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Serang Ichsan menyatakan, waktu pelaksanaan musyawarah daerah hingga saat ini belum jelas.
“Kami sudah meminta waktu ke DPD I, tapi belum ada jawaban,” ujar Ichsan, Selasa (4/10).
Kata dia, jadwal pelaksanaan musda sudah diundur dua kali. Pertama, musda ini dijadwal 27 September, tapi gagal lantaran ada pertemuan eksekutif dan legislatif Partai Golkar se-Indonesia di Jakarta. Kemudian, musda kembali dijadwalkan pada 30 September. Namun, lagi-lagi batal dilaksanakan karena bentrok dengan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang.
Ichsan mengatakan, dari delapan kabupaten kota di Banten, tinggal Kota Serang dan Kota Tangerang yang belum menyelenggarakan musda. “Kami menunggu DPD I karena berdasarkan AD/ART pun begitu. Namun, tentu saja kami berharap lebih cepat lebih bagus,” tuturnya.
Ia mengaku panitia sudah siap melaksanakan musda. Apabila DPD I sudah menentukan tanggal pelaksanaan, panitia siap melaksanakan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Banten Bahrul Ulum juga belum mengetahui waktu pelaksanaan musda untuk Kota Serang. “Belum ada karena jadwalnya padat,” ujarnya.
Walaupun sudah melewati September, Ulum mengatakan, hal itu tak menjadi masalah lantaran musda masih dapat dilaksanakan selama 2016. “Kalau belum melewati 2016, ya tidak masalah,” ungkapnya. Selain Kota Serang, ia mengatakan, Kota Tangerang juga belum menghelat musda.
Panitia Musda sendiri sudah meminta kesediaan tiga kandidat untuk mencalonkan diri sebagai ketua partai. Ketiganya ialah Walikota Serang Tb Haerul Jaman yang juga Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kota Serang, Wakil Ketua DPRD Banten Adde Rosi Khoerunnisa yang juga pengurus DPD Partai Golkar Banten, dan Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang. (Rostina)








