slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Wacana Publik

Prespektif Rhenald Kasali: Trump dan Kecemasan (Berlebihan) Kita

Aas Arbi by Aas Arbi
15-11-2016 10:17:45
in Wacana Publik
Prespektif Rhenald Kasali: Trump dan Kecemasan (Berlebihan) Kita

Prespektif Rhenald Kasali

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KETIKA Rabu siang (9/11) Donald Trump dinyatakan sebagai pemenang pilpres Amerika Serikat (AS), sebagian kita cemas. Lusinan pesan WhatsApp (WA) dan Line masuk ke smartphone saya. Saya kutipkan beberapa di antaranya yang mungkin juga diterima Anda.

”Website Kedutaan Kanada sampai hang akibat banyaknya permohonan dari warga AS untuk pindah ke negara itu.”

”For the four next year, avoid America.”

”Apply visa ke AS sekarang. Sebentar lagi bakal dipersulit. Apalagi, Indonesia negara muslim terbesar di dunia.”

”Wah, Amerika bakal kacau.”

”Mengapa negara sebesar AS mesti dipimpin oleh Donald Duck.”

”Jangan simpan dolar AS.”

”Beberapa staf di Kedubes AS di Jakarta menangis.”

Oh ya, ada juga pesan berupa gambar. Di antaranya, gambar tentang Melania Trump sewaktu masih menjadi foto model. Anda tahulah kira-kira seperti apa gambarnya. Di situ disertai teks: ”Inilah first lady Amerika Serikat yang baru.”

Masih banyak lagi. Semuanya bernada miring. Saya tersenyum geli ketika menerima pesan-pesan tersebut. Saya kira Anda, dan juga para pengirim pesan tersebut, masih tidak percaya dan belum bisa menerima bahwa Trump memenangi pilpres AS. Apalagi, sebelumnya nyaris semua lembaga survei di AS menyatakan Hillary Clinton bakal menang.

Kita juga pernah punya pengalaman serupa di negeri ini. Tampaknya, dibutuhkan waktu panjang untuk mengobati ”luka” di hati saat ”jagoan” dikalahkan. Ada yang mengatakan itu hasil kecurangan, ada juga yang bilang kelicikan. Setelah itu, pesan berantai di medsos tak pernah habisnya berisi umpatan.

Tapi, begitulah. Baik itu di sana maupun di sini, hati manusia tetap sama. Keputusan juga sama. Kita tentu harus legawa, menerimanya, suka atau tidak suka.

Sosok Pebisnis

Saya tahu, semasa kampanye pilpres di AS, banyak dari Anda yang terjebak dengan materi dan gaya kampanye Trump. Dia membangun citra diri sebagai sosok yang kontroversial. Nasional, tapi sekaligus juga chauvinist. Dia juga rasis dan sangat arogan, pedas dan menyakitkan. Skandalnya ada di sana-sini. Semua memberikan kesan bahwa Trump tak layak menjadi presiden AS. Dia bahkan dianggap sebagai public enemy. Bukan hanya oleh sebagian warga AS, tapi juga masyarakat dunia.

Hanya satu hal yang mungkin kita lupa, Trump adalah pebisnis, dan pemain watak televisi, bukan politikus. Kalau sebagai politikus, dia mungkin tak mau tampil dengan citra seperti di atas. Sebagai pebisnis-kapitalis, dia tampaknya punya sudut pandang yang lain. Maksud saya, citra diri yang semacam itu –arogan, kontroversial, rasis, dan lain lain– justru membuatnya jadi terlihat berbeda bila dibandingkan dengan pesaingnya. Semacam diferensiasi.

Baca Juga :

Nyonya Meneer dan Fenomena Zombie Company

Kalau Mau Anak Hebat, Orang Tua Harus Berubah!

Perspektif Rhenald Kasali : Festival Kuwung

Perspektif Rhenald Kasali: Agile Banking

Diferensiasi semacam itu sangat penting. Banyak produk dan brand ingin terlihat berbeda dan menonjol, tetapi gagal melakukannya. Menjadi terlihat berbeda memang tidak mudah, dan Trump mampu melakukannya bagi khalayak Amerika, bukan kita. Kalau buat warga kita, dia pasti disambut dengan amarah dan cemooh.

Lalu, apakah Trump akan memimpin AS sesuai dengan materi yang dia kampanyekan? Saya tidak begitu yakin. Sebagai kapitalis sejati, yang ada di benak mereka hanya profit. Hanya, kali ini Trump mesti mengubah mindset-nya untuk tidak boleh lagi berpikir profit bagi imperium bisnisnya, melainkan bagi negara dan masyarakat AS.

Sebagai kapitalis sejati, selama di situ masih ada profit –hanya bergantung horizonnya, jangka pendek, menengah, atau panjang– segala sesuatu bisa dirundingkan. Jadi, dalam bisnis, tidak ada harga mati. Kata orang, bisnis adalah the art of possibility. Membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah. Membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Membuat pintu yang tadinya tertutup menjadi terbuka. Syaratnya, itu tadi, ada profit di dalamnya. Semangat itulah yang saya suka dari orang-orang bisnis.

Obama Melembutkannya

Anda yang mengikuti perkembangan kampanye kedua kubu itu tentu bisa merasakan ”panasnya” iklim politik. Namun, ada satu hal yang menarik. Kendati ikut menyerang Trump dalam rangka membela rekan separtainya, Barack Obama segera menyambut kedatangan presiden terpilih itu di Gedung Putih hanya dua hari setelah pengumuman kemenangan Trump.

Publik pun menyaksikan gestur tubuh Trump yang berbeda, jauh lebih kalem dan memiliki rasa hormat kepada simbol negara.

Oleh Obama, dalam konferensi pers, dia disebut sebagai sosok ”yang sangat baik”. Mereka tampak berbincang sangat akrab dan penuh tawa, seperti ingin menunjukkan pada dunia, ”inilah tradisi berdemokrasi kami: setelah pertempuran selesai, semua harus kembali dalam kehidupan normal dan saling menghormati, bersatu.”

Wartawan CNN yang mengomentari peristiwa itu sempat melontarkan keterkejutannya, ”Mereka ternyata bisa saling mencintai,” ujarnya. Tetapi, pernyataan tersebut segera dikoreksi rekannya. ”Mereka sesungguhnya tidak saling mencintai, tetapi mereka rela menaklukkan ego mereka demi negeri yang mereka cintai.”

Ah, andai saja kedewasaan berpolitik itu juga ada di sini, saya kira damailah negeri ini dan sejahteralah hidup anak-cucu kita. (*)

@Rhenald_Kasali

 

 

 

 

Tags: perspektif rhenald kasali
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ide ‘Titik Temu’ Lahir dari Pengalaman Menikmati Kota Tua

Next Post

Habib Rizieq: Insya Allah Ahok Masuk Penjara

Related Posts

Nyonya Meneer dan Fenomena Zombie Company
Featured

Nyonya Meneer dan Fenomena Zombie Company

by Aas Arbi
Sabtu, 12 Agustus 2017 06:31

MERINDING kita mendengar kabar bahwa perusahaan legendaris Nyonya Meneer dipailitkan kreditornya minggu lalu. Dengan begitu, pengelolaan pabriknya kini berada di...

Read moreDetails

Kalau Mau Anak Hebat, Orang Tua Harus Berubah!

Perspektif Rhenald Kasali : Festival Kuwung

Perspektif Rhenald Kasali: Agile Banking

Perspektif Rhenald Kasali: Job on Demand

Perspektif Rhenald Kasali: Inilah ”Guru” Orang-Orang Besar

Perspektif Rhenald Kasali: Menjadi Kepala Daerah atau CEO?

Perspektif Rhenald Kasali: Kalau Mau Anak Hebat, Orang Tua Harus Berubah!

Perspektif Rhenald Kasali: Kita Butuh Deregulasi, Bukan Regulasi

Next Post
Habib Rizieq: Insya Allah Ahok Masuk Penjara

Habib Rizieq: Insya Allah Ahok Masuk Penjara

Love Story

Love Story: Hidup Miskin Sepahit Empedu

Banten Darurat Bencana Alam

Banten Darurat Bencana Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

Senin, 27 Juli 2026 19:12
Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

Senin, 27 Juli 2026 19:06
Lewat Manajemen Talenta, Pemkot Serang Lantik 29 Pejabat ASN

Lewat Manajemen Talenta, Pemkot Serang Lantik 29 Pejabat ASN

Senin, 27 Juli 2026 19:01
Pegawai Pemkab Tangerang Diduga Masih Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja, BKPSDM Bakal Menindak

Pegawai Pemkab Tangerang Diduga Masih Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja, BKPSDM Bakal Menindak

Senin, 27 Juli 2026 18:39
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Senin, 27 Juli 2026 18:37
Musim Kemarau di Banten Tahun Ini Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, Puncaknya pada Agustus

Musim Kemarau di Banten Tahun Ini Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, Puncaknya pada Agustus

Senin, 27 Juli 2026 18:36
Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

Senin, 27 Juli 2026 19:12
Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

Senin, 27 Juli 2026 19:06
Lewat Manajemen Talenta, Pemkot Serang Lantik 29 Pejabat ASN

Lewat Manajemen Talenta, Pemkot Serang Lantik 29 Pejabat ASN

Senin, 27 Juli 2026 19:01
Pegawai Pemkab Tangerang Diduga Masih Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja, BKPSDM Bakal Menindak

Pegawai Pemkab Tangerang Diduga Masih Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja, BKPSDM Bakal Menindak

Senin, 27 Juli 2026 18:39
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Senin, 27 Juli 2026 18:37
Musim Kemarau di Banten Tahun Ini Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, Puncaknya pada Agustus

Musim Kemarau di Banten Tahun Ini Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, Puncaknya pada Agustus

Senin, 27 Juli 2026 18:36

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

Wali Kota Serang Tinjau Pengecoran Jalan Program CSR, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kota

by Nurandi
Senin, 27 Juli 2026 19:12

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID– Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung kegiatan pengecoran jalan yang dilaksanakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)...

Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

Lantik 29 Pejabat, Sekda Kota Serang Ingatkan Pelanggaran Disiplin

by Nahrul Muhilmi
Senin, 27 Juli 2026 19:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme dalam...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak