slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Love Story: Istri Galak, Buaya Tidak Ada Kapoknya

Redaksi by Redaksi
29-04-2017 13:00:29
in Berita Utama, Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAJA (31), nama samaran, termasuk pejantan tangguh. Sadar punya istri yang super galak, sebut saja Esih (25), tak menyurutkan Jaja yang memang aslinya ‘buaya’ untuk tetap bertingkah di luar sana. Maksudnya, main-main dengan perempuan lain, terutama janda yang jadi idolanya. Hihuh, doyan janda nih ye!

Dari sejak menikah, pria bertubuh ideal dan lumayan tampan itu memang sudah mengetahui betul watak istrinya yang memang garang bak macan. Apalagi, setelah berumah tangga, sifat Esih semakin kesetanan. Terutama ketika mengetahui ada gerak-gerik mencurigakan dari sang suami. Seolah Esih mengetahui betul perilaku buruk Jaja yang doyan selingkuh. “Saya sudah beberapa kali kepergok istri selingkuh dari semenjak pacaran. Terakhir, tahun kemarin. Dari situ saya sudah dicap jelek sama istri,” akunya. Alamak, pantasan saja. Dasar buaya.

Baca Juga :

Love Story: Pilih-pilih Dapat yang Lebih

Love Story: Janda Tua Membawa Berkah

Love Story: Habis Gelap Terbitlah Terang

Love Story: Ternyata Cindy Tidak Sebaik yang Disangka

Menyadari sifatnya yang buaya, Jaja yang bekerja di salah satu instansi pemerintahan di Serang itu, sekarang tampaknya harus rela bersabar diperlakukan Esih dengan kasar. Itu demi keutuhan rumah tangga yang sudah lima tahun dibinanya.

Cerita pertemuan Jaja dengan Esih terbilang cukup menarik. Jaja yang memang sudah memiliki cap playboy yang penuh intrik dalam meluluhkan setiap kaum hawa, menjadikan Esih sebagai salah satu contoh korbannya. Padahal, upaya Jaja untuk mendapatkan Esih dijalankan tanpa modal sepeser pun. Cukup percaya diri dan jadilah lelaki yang pandai bicara. “Saya mendekati Esih cuman modal speak (bicara). Rayu-rayu dikit, eh luluh juga,” katanya. Wih, mantap, ajari dong Bang! “Tipsnya, cukup tampil penuh percaya diri dan bergaya apa adanya. Harus pandai-pandai merangkai kata guyonan saja, cewek pasti senang,” terangnya.

Esih pun menjadi korban Jaja, dijadikan selingkuhan. Sebelum Esih, Jaja terlebih dulu sudah menjalin kasih dengan perempuan lain, sebut saja Isah (23). Status Isah merupakan anak kuliahan di salah satu universitas ternama di Serang. Wajah Isah mempesona, Isah juga berasal dari kalangan berada, beda dengan Esih. Namun, niat Jaja dari awal ke Esih, hanya coba-coba. Jaja hanya merasa tertarik dengan wajah Esih yang lucu karena memiliki pipi chuby (tembem) dan berlesung pipit.

Kebetulan, saat itu Jaja mulai merasa tidak nyaman menjalin hubungan dengan Isah. Soalnya, selama pacaran, Jaja selalu dicurigai Isah yang ternyata memiliki sifat overprotective. Merasa tak tahan, sedikit demi sedikit Jaja mulai menjauh dari Isah setelah satu tahun intens berhubungan. Sampai akhirnya, Jaja memilih Esih yang awalnya hanya untuk bahan percobaan. “Awalnya coba-coba, eh malah kepentok cinta juga,” ujarnya. Karma tuh bang.

Sebaliknya, Esih juga merasa bahwa Jaja adalah lelaki pujaan hatinya yang selama ini dicari-cari. Selain ganteng, asyik, dan ramah, Jaja terbilang anak gaul dan pandai bicara sehingga mampu memberikan kenyamanan terhadap Esih. Sejak itu, Jaja memutuskan untuk lebih serius menjalani hubungan dengan Esih. Bahkan, Jaja sempat berpikir untuk menjadikan Esih sebagai pendamping hidupnya. Hal itu dilihat dari sifat Esih yang begitu sabar dan ramah. Dulunya, sekarang entah ya?. “Kalau dari fisik sih, cantik Isah, tapi saya kayaknya merasa nyaman sama Esih,” terangnya.

Menyadari sifat Esih yang bukan pemarah pada saat pacaran, Jaja coba-coba bertingkah. Jaja mulai berlagak sebagai lelaki hidung belang, menggoda wanita di depan Esih. Namun, perilaku buruk yang ditunjukkan Jaja tak sedikit pun membuat Esih bergeming. Sampai dua bulan kemudian, mereka memutuskan menikah. Pesta pernikahan pun berlangsung meriah. Awal membangun bahtera rumah tangga, terasa nyaman-nyaman saja. Rona kebahagiaan pun terpancar pada wajah keduanya.

Namun, seiring waktu, Jaja merasa kehidupannya bersama Esih mulai membosankan. Kondisi itu membuat penyakit buaya Jaja kambuh. Jaja mulai mengobral janji kepada setiap wanita yang ditemuinya. Sekali waktu, Jaja kepergok oleh Esih sedang jalan berduaan dengan perempuan lain yang lebih aduhai. Jaja tak menyangka jika reaksi Esih melihat Jaja selingkuh bakal lebih garang daripada singa. Esih yang tadinya baik, perhatian, dan ramah, berubah 180 derajat. Sifat asli Esih akhirnya tumpah juga. Jaja mulai dicaci maki dengan kata-kata kasar, perabotan di rumah pun banyak yang rusak lantaran dilempar Esih. Melihat kemarahan Esih yang meledak-ledak, Jaja hanya bisa melongo, tak bisa membalas.

“Benar-benar enggak menyangka kalau sifat asli istri ternyata separah itu. Dua kali saya ketahuan selingkuh pas sudah menikah, sebelum dan sesudah punya anak. Tiap berantem karena Esih cemburu, pasti banyak barang di rumah yang jadi korban. Capek deh, enggak bisa ditahan,” ungkapnya. Terus, sikap Abang bagaimana? “Ya diam saja. Paling elus dada, terus berusaha meredam. Ujung-ujungnya minta maaf dan janji enggak bakal mengulangi lagi,” terangnya. Terus-terus? “Ya enggak terus-terus, dimaafkan Esih lah,” akunya, terus Abang tobat? “Ah enggak juga. Nikmati saja,” ujarnya santai.

Sikap Esih yang seperti orang kesurupan pun, sekarang malah sudah dianggap Jaja sebagai sesuatu yang lumrah. “Kalau marah, pasti ada piring terbang di rumah, sudah biasa,” celoteh Jaja. Buset dah. Alasan Jaja tak mampu menceraikan istri karena sudah telanjur sayang. Apalagi, saat ini sudah dikaruniai momongan. Sementara, tingkah Jaja idak berubah. Secara sembunyi-sembunyi di belakang Esih, Jaja tetap menjalankan aksinya menjadi buaya darat. “Lagian, sikap kasar istri cuma muncul setiap kali ketahuan selingkuh saja. Selepas itu, normal lagi. Esih balik jadi yang istri yang baik. Malah, bisa memuaskan suami di ranjang,” jelasnya. Duh, urusan ranjang dibawa-bawa. “Ya, bisa-bisa kita saja sekarang itu, main aman,” ucapnya. Dasar buaya, enggak ada kapoknya. Yasalam. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story April
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Iwa K Ditangkap di Bandara Soetta Gara-gara Bawa Ganja

Next Post

Rinni Wulandari Menikah dengan DJ Jevin Julian

Related Posts

Love Story: Pilih-pilih Dapat yang Lebih
Berita Utama

Love Story: Pilih-pilih Dapat yang Lebih

by Redaksi
Jumat, 28 April 2017 11:29

KALAU sudah ada calon istri atau suami yang baik di depan mata, sebaiknya jangan membuang kesempatan. Kehidupan pahit dan getir...

Read moreDetails

Love Story: Janda Tua Membawa Berkah

Love Story: Habis Gelap Terbitlah Terang

Love Story: Ternyata Cindy Tidak Sebaik yang Disangka

Love Story: Ternyata Jono Dikendalikan Orang Lain

Love Story: Terlalu Banyak Pilihan, Kandas di Tengah Jalan

Love Story: Kuncinya Cuma Satu, Berani Maju

Love Story: Istri Manja, Badan Kurus, Anak Tak Terurus

Love Story: CD Bikin Istri Merajuk

Love Story: Rasa Kagum Eha Jadi Petaka

Next Post
Rinni Wulandari Menikah dengan DJ Jevin Julian

Rinni Wulandari Menikah dengan DJ Jevin Julian

1.658 Warga Baduy Penuhi GOR Maulana Yusuf

Tamu VVIP Luar Daerah Hadiri Cilegon Ethnic Carnival

Tamu VVIP Luar Daerah Hadiri Cilegon Ethnic Carnival

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 20:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik ke...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak