SERANG – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, mengimbau kepada orang tua untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak dini kepada anak-anaknya, pasalnya langkah seperti itu akan berdampak baik untuk tumbuh kembang anak khusunya dalam minat baca.
“Budaya membaca di Indonesia masih sangat rendah, kita harus mengawali bahwa membaca untuk mendapatkan pengetahuan, Karena buku adalah jendela dunia. Maka saya imbau anak-anak harus membudayakan membaca satu kali, dengan begitu sekali membaca pasti ketagihan, dan buku apa saja pasti di ambil,” katanya, seusai kegiatan gerakan literasi sekolah, yang digelar di pendopo Kabupaten Serang, Senin (8/5).
Menurutnya, dengan membaca kita dapat mengetahui model kebudayaan, ideologi, berbagai cara hidup yang berbeda-beda, serta memiliki gambaran ide yang baru.
“Kalau kita rajin membaca, kita bisa mengelola diri sendiri karena dengan membaca kita bisa mandiri, maka selain dari pemerintah, khusunya peran orang tua yang sangat memegang peranan penting contohnya hal yang harus rutin anak-anak dibiasakan mengakses buku di toko buku minimal sebulan sekali,” ujarnya.
Sementara itu, pada tahun ini Kabupaten Serang juga telah menjadi salah satu Kabupaten dari 19 Kabupaten yang telah dinyatakan sebagai pemenang anugerah literasi Nasional.
“Alhamdulillah pada tanggal 20 Maret lalu, kita dapat penghargaan Kabupaten yang terus menggalakkan minat baca,” katanya.
Spesialis Pengembangan Manajemen Sekolah USAID Prioritas, Handoko Widagdo, mengatakan, pada era saat ini kita tidak perlu mencari informasi secara susahh payah, karena dari kecanggihan teknologi yang kita miliki dan kita gunakan sehari-hari saja kita sebenarnya sudah setiap saat menerima informasi.
“Lihat sekarang dari smartphone saja sudah ada informasi namun tidak semua informasi itu berguna, karena informasi di dunia sosial adalah informasi yang dikehendaki oleh penulis nya. Jadi kita saat ini dibuat terombang-ambing oleh informasi,” katanya
Mengacu dari apa yang diungkapkan oleh Handoko, maka manusia harus mempersiapkan diri mencerna informasi di abad 21 mendatang.
“Ada lima yang harus dipersiapkan di abad 21, yakni pendidikan harus bisa membuat anak-anak menyiapkan diri lebih toleran di setiap kondisi, misalnya di tempat-tpat berbeda karena saat ini perpindahan penduduk berkembang sangat pesat.
Menyiapkan anak supaya dapat mampu bekerja secara mandiri, Mampu menguasai diri, Mampu belajar hal baru secara cepat,” jelasnya
Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Serang menerapkan berbagai langkah preventif yang dapat memacu minat baca, salah satunya kegiatan yang dilakukan seperti ini.
“Yang harus dilaksanakan oleh Pemkab secara berkesinambungan khususnya masalah buku hibah, hibah buku ini akan dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemkab dan perusahaan yang ingin membantu kita ajak semua komponen untuk mengatasi krisis buku bacaan,” tutup tatu.
Untuk diketahui, acara yang mengundang beberapa siswa-siswi SD,SMP,SMA di Kabupaten Serang ini, juga menerima sumbangan hibah buku dari beberapa perusahaan daerah diantaranya, BJB, PT Semen Indonesia, Jamkrida, serta para ASN dilingkungan Kabupaten Serang. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)









