slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Awas, Bumbu Dapur dan Sayuran Beracun Beredar

Redaksi by Redaksi
16-06-2017 12:03:35
in Berita Utama, Featured, Umum
Awas, Bumbu Dapur dan Sayuran Beracun Beredar

DIUJI: Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten saat uji kandungan beberapa bahan pangan dari pedagang Pasar Petir, Kamis (15/6). FOTO: ROZAK/RADAR BANTEN

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PETIR – Beberapa jenis bumbu dapur dan sayuran yang dijual pedagang di Pasar Petir terindikasi mengandung zat berbahaya dan beracun. Hal itu diketahui petugas Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten yang menguji kandungannya, kemarin (15/6).

Inspeksi mendadak di Pasar Petir dilakukan oleh petugas gabungan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang. Mereka tiba di Pasar Petir sekira pukul 09.00 WIB dan langsung mengambil sampel beberapa jenis bahan makanan dan sayuran dari pedagang untuk diuji kandungannya. Petugas BPOM memeriksa pangan hasil olahan, sedangkan petugas Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten dan DKPP Kabupaten Serang memeriksa bahan pangan segar asal tumbuhan.

Baca Juga :

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

Diskominfo Kabupaten Serang Siapkan Petugas untuk Antisipasi Server Down Saat Pendaftaran SPMB Online

Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

Staf pemeriksaan BPOM Banten Fitri Sofia mengatakan, ada 26 sampel bahan makanan dan sayuran yang diuji. “Di antaranya, bakso, saus, kwetiau, kerupuk, tahu, ikan asin, garam, dan terasi,” katanya kepada wartawan.

Pengujian cepat dilakukan menggunakan rapid test kit. Hasilnya, ada tiga jenis bahan pangan dan bumbu dapur terindikasi mengandung zat berbahaya. “Pada produk garam kuning bermerek Ayam Mas, diduga mengandung boraks. Sementara, dua terasi bermerek Cap Dua Burung dan Cap Bangau Terbang diduga mengandung Rhodamin B. Kalau dikonsumsi, akan berbahaya untuk kesehatan. Bisa menyebabkan penyakit ginjal,” ungkap Fitri.

Bahan pangan dan bumbu dapur yang terindikasi mengandung zat berbahaya itu akan diteliti lagi di laboratorium untuk mengetahui kadar zat berbahaya. “Nanti, di kantor akan dilakukan uji konfirmasi,” terangnya.

Produsen garam dan terasi yang terindikasi mengandung zat berbahaya itu, jelas Fitri, pernah terlibat kasus serupa. Karena itu, BPOM akan menyelidikinya. “Kita akan evaluasi di kantor untuk melakukan tindakan selanjutnya,” tegas Fitri.

Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan pada DKPP Kabupaten Serang Endang Kurnia menambahkan bahwa dari hasil pengujian 12 sampel pangan tumbuhan, ada tiga jenis sayuran yang terindikasi mengandung zat berbahaya. “Cabai merah dan bawang merah mengandung zat pestisida, sedangkan buah anggur mengandung formalin,” tandasnya.

Kadar pestisida dan formalin dalam cabai merah, bawang merah, dan anggur itu belum bisa diketahui. Kadar pestisida dalam bahan pangan tumbuhan, menurut Endang, masih diperbolehkan jika tidak melebihi baku mutu yang ditentukan. “Kalau melebihi baku mutu itu tidak boleh. Kalau formalin, jelas tidak dibolehkan sama sekali,” tukasnya.

Endang menduga, cabai merah dan bawang merah itu hasil pertanian lokal. Sementara, anggur yang mengandung formalin itu diindikasikan hasil impor. “Biasanya, buah pakai formalin itu impor dari luar negeri, agar awet dalam proses pengirimannya,” jelasnya.

Endang mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada pedagang yang menjual bahan pangan dengan kandungan zat berbahaya. Untuk mencegah peredaran bahan pangan berbahaya, DKPP akan melakukan pembinaan kepada pedagang. “Kalau sudah tahu ada kandungan zat berbahaya, kita larang untuk diterima lagi. Kita akan coba telusuri produsen yang dari lokal. Pertama, akan kita beri teguran dulu,” pungkasnya.

Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Muhammad Ansori menerangkan bahwa pengujian kandungan bahan pangan menggunakan rapid test kit bukan hasil akhir. “Baru diduga. Hasil akhirnya nanti, setelah dilakukan uji laboratorium,” ujarnya. (Rozak/RBG)

Tags: kabupaten serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jalur Mudik di Banten Belum Siap 100 Persen

Next Post

Nasib Madrasah Diniah Setelah Full Day School

Related Posts

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin
Kabupaten Serang

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 26 Juni 2026 17:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang akhirnya resmi dilantik oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah l.  Setelah melalui tahapan yang panjang,...

Read moreDetails

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

Diskominfo Kabupaten Serang Siapkan Petugas untuk Antisipasi Server Down Saat Pendaftaran SPMB Online

Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

SPMB Kota Serang 2026: Dindikbud Siapkan Kuota Khusus untuk Siswa Wilayah Perbatasan

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

Masih Ada 1.090 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Serang

PCX Bikers Playland Hadirkan Momen Ayah dan Anak

Pencemaran Sungai Ciujung, Produksi Air Bersih SCTK Terganggu

Pencemaran Sungai Ciujung, Bupati Serang Instruksikan DLH Segera Tindaklanjuti

Next Post
Nasib Madrasah Diniah Setelah Full Day School

Nasib Madrasah Diniah Setelah Full Day School

Akhirnya, Tercatat Resmi oleh Negara Setelah 30 Tahun Menikah

Akhirnya, Tercatat Resmi oleh Negara Setelah 30 Tahun Menikah

Para Sopir Bus Labuan-Jakarta Dinyatakan Bebas Narkoba

Para Sopir Bus Labuan-Jakarta Dinyatakan Bebas Narkoba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

Jumat, 26 Juni 2026 17:49
KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

Jumat, 26 Juni 2026 17:46
Mutasi Polri, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan Diganti

Mutasi Polri, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan Diganti

Jumat, 26 Juni 2026 17:43
Dewan Minta Perlindungan Perempuan dan Anak Tak Berhenti pada Sosialisasi

Dewan Minta Perlindungan Perempuan dan Anak Tak Berhenti pada Sosialisasi

Jumat, 26 Juni 2026 17:38
Rangkaian Dies Natalies ke-6, Universitas Primagraha Santuni Ratusan Anak Yatim Dhuafa

Rangkaian Dies Natalies ke-6, Universitas Primagraha Santuni Ratusan Anak Yatim Dhuafa

Jumat, 26 Juni 2026 17:32
Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pintu Gerbang PT Molex Ayus

Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pintu Gerbang PT Molex Ayus

Jumat, 26 Juni 2026 17:00
Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

Jumat, 26 Juni 2026 17:49
KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

Jumat, 26 Juni 2026 17:46
Mutasi Polri, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan Diganti

Mutasi Polri, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan Diganti

Jumat, 26 Juni 2026 17:43
Dewan Minta Perlindungan Perempuan dan Anak Tak Berhenti pada Sosialisasi

Dewan Minta Perlindungan Perempuan dan Anak Tak Berhenti pada Sosialisasi

Jumat, 26 Juni 2026 17:38
Rangkaian Dies Natalies ke-6, Universitas Primagraha Santuni Ratusan Anak Yatim Dhuafa

Rangkaian Dies Natalies ke-6, Universitas Primagraha Santuni Ratusan Anak Yatim Dhuafa

Jumat, 26 Juni 2026 17:32
Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pintu Gerbang PT Molex Ayus

Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pintu Gerbang PT Molex Ayus

Jumat, 26 Juni 2026 17:00

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

Usai Dilantik Jadi Ketua BAZNAS, ini yang Akan Dilakukan Hasanudin

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 26 Juni 2026 17:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang akhirnya resmi dilantik oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah l.  Setelah melalui tahapan yang panjang,...

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

KSPN Nikomas Gemilang Beri Bantuan ke Anggota 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 26 Juni 2026 17:46

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Nikomas Gemilang memberikan pendampingan kepada anggota yang terkena sakit tumor dari devisi NIKE. Saat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak