slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

BPBD Banten Gelar Rakor Pendataan Daerah Rawan Bencana

Redaksi by Redaksi
16-06-2017 09:28:02
in Berita Utama, Featured, Pemerintahan
BPBD Banten Gelar Rakor Pendataan Daerah Rawan Bencana
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp
Rakor Pendataan

SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar acara rapat kordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota Se-Provinsi Banten, pertengahan Mei lalu, di Kota Serang.

BPBD Provinsi Banten secara aktif terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten kota untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi untuk mengurangi resiko bencana sesuai arahan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) bahwa di Banten terdapat 14 jenis bencana.

Baca Juga :

Banjir Meluas, 747 Rumah di Pandeglang Kebanjiran

BPBD Banten Salurkan Bantuan Korban Bencana di Aceh-Sumatera

BPBD Banten Gelar Gladi Kotor Kesiapsiagaan Bencana Kegagalan Teknologi Industri

Di Kabupaten Serang, 1.782 Rumah Terendam Banjir

Sekretaris BPBD Provinsi Banten, Nuryanto mengatakan wilayah Banten secara geografis merupakan daerah rawan bencana mulai tsunami, gempa, tanah longsor, banjir, dan lainnya.

Nuryanto menekankan khususnya wilayah Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak menjadi perhatian khusus. Kota Cilegon yang banyak terdapat industri yang berjejer harus menjadi perhatian khusus, mengingat daerah tersebut terdapat perusahaan kimia, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan itu menjadi perhatian apabila terjadi bencana. Mengingat dampak dari keberadaan perusahaan tersebut, sehingga diperlukan koordinasi yang maksimal antara BPBD, perusahan terkait, masyarakat dan Instansi lain untuk mengurangi dampak bila terjadi bencana.

Untuk wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak, bencana longsor dan banjir menjadi perhatian khusus karena dua wilayah tersebut secara geografis banyak terdapat gunung dan sungai besar. “Lantaran hal itu, maka sudah harus menjadi komitmen antara Pemprov Banten dan kabupaten kota serta semua pihak untuk bersinergi dalam penanganan penanggulangan bencana baik skala lokal maupun regional.  Diharapkan dengan sinergitas yang kuat, terarah, terpadu dan koordinasi yang baik dapat meminimalisir dampak dari terjadinya bencana,” harap Nuryanto.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Sumawijaya menambahkan, seluruh aparat penanggulangan bencana daerah di Provinsi Banten dan kabupaten kota untuk melaksanakan program kegiatan pengurangan resiko bencana melalui seminar atau sosialisasi yang diadakan oleh BNPN atau pun BPBD Provinsi.

Menurut Sumawijaya, BPBD tidaklah cukup dalam penanganan penanggulangan bila terjadi bencana. Sebab diperlukan semua pihak termasuk dunia usaha masyarakat ataupun relawan. “Hal ini sesuai dengan Uandang–Undang Nomor 24 Tahun 2007, di mana penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Bahkan untuk menguatkan program tersebut BPBD Banten telah menandatangani MoU dengan Brimob Polda Banten untuk membentuk Satgas Kebencanaan pada tahun lalu,” ungkapnya.

Hasil Rakor

Dari hasil rakor, BPBD Banten telah melakukan pemetaan dan menyisir setiap daerah yang berpotensi bisa menimbulkan terjadinya bencana alam. Setidaknya, ada 14 kategori kerawanan bencana yang telah dipetakan BPBD dan sering terjadi di berbagai wilayah di Provinsi Banten.‎ “Dari 14 kategori yang sudah kami petakan, 10 itu masuk dalam kategori bencana ekstrem yang sering terjadi di Banten. Seperti banjir, longsor, gempa, tsunami, puting beliung, kekeringan dan kebakaran,” katanya.

Ditambahkan Sumawijaya, selain memetakan potensi bencana alam, BPBD juga akan mengantisipasi terjadinya bencana sosial akibat beberpa pembangunan yang terjadi di setiap wilayah. Untuk itu menurutnya, kedudukan Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) perlu dioptimalkan untuk mencegah kemungkinan hal tersebut bisa terjadi.

“Makanya dari Perda RTRW ini juga harus berimbang dengan aspek sosial. Kalau ketimpangannya terlalu jauh, imbasnya juga akan signifikan. Saat ini pun kita antisipasi itu terutama bagi yang berada di daerah utara yang padat penduduk,” katanya.

Selain itu, kata Sumawijaya, apabila Perda RTRW tersebut tidak dioptimalkan, imbasnya nanti bisa berakibat kepada pergeseran titik lokasi daerah yang berpotensi terjadinya bencana alam. “Contohnya seperti di Tol Anyer. Tol Anyer ini sering menyebabkan banjir, padahal dulu sebelum ada tol, air itu mengalir dengan lancar ke hilir. Tapi kan sekarang tergenang, bahkan sawah masyarakat juga ada yang tidak bisa digarap gara-gara banjir,” kata Sumawijaya.

Ke depan, kata Sumawijaya, Perda RTRW tersebut diharapkan bisa untuk mengatur pemetaan lokasi dan pemanfaatan daerah yang akan digarap pengembang. Sehingga persoalan terjadinya bencana alam di Banten bisa ditekan sedini mungkin. “Pembangunan itu kan dampaknya bisa positif bisa negatif, terutama dalam tata ruang. Nantinya juga harus diatur peruntukan buat perumahan di mana, peruntukan hutan di mana dan peruntukan daerah resapan harus di mana. Karena tata kelola tanah itu perlu,” katanya.‎

Sebelumnya, Kasubag Program dan Evaluasi BPBD Banten, Widiawati mengatakan, dengan diadakannya rakor pemetaan data rawan bencana yang melibatkan BPBD se-Banten, pihaknya berharap bisa mendengar langsung apa yang menjadi kendala yang ada, sehingga perwakilan BPBD kabupaten kota bisa memberikan masukan. “Pemetaan rawan bencana sangat penting, sehingga penanggulangan bencana lebih efektif, terarah dan bisa meminimalisasi korban jiwa,” tandasnya.‎ (ADVERTORIAL/BPBD PROVINSI BANTEN)

Sekretaris BPBD Banten Ir. Nuryanto (tengah) memberikan materi.
Peserta BPBD kab kota se-Banten menyimak materi dalam rakor pemetaaan data rawan bencana.
Peserta rapat koordinasi BPBD se-Provinsi Banten saat registrasi.

Tags: BPBD Provinsi Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mulai Difungsikan, Begini Kondisi Tol Pejagan-Pemalang di Hari Pertama

Next Post

Posko Pengaduan THR Juga Terima Konsultasi

Related Posts

Banjir
Pandeglang

Banjir Meluas, 747 Rumah di Pandeglang Kebanjiran

by Purnama Irawan
Jumat, 19 Desember 2025 08:26

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 747 rumah dan 2.988 jiwa...

Read moreDetails

BPBD Banten Salurkan Bantuan Korban Bencana di Aceh-Sumatera

BPBD Banten Gelar Gladi Kotor Kesiapsiagaan Bencana Kegagalan Teknologi Industri

Di Kabupaten Serang, 1.782 Rumah Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Serang Siagakan Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir

Diguyur Hujan, Pemukiman Warga di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Minimalisir Kemacetan, Pemprov Banten Siapkan Bus Pegawai

Enam Desa di Lebak Selatan Jadi Desa Tangguh Bencana

Puting Beliung Datang, 380 Rumah di Pandeglang Rusak

Sekda Pandeglang Imbau Warga Agar Waspadai Musim Pancaroba

Next Post
Nih Sanksi  Perusahaan yang Tidak Beri THR Untuk Karyawan

Posko Pengaduan THR Juga Terima Konsultasi

Hikmah Ramadan : Puasa untuk Siapa?

Hikmah Ramadan : Alquran Menantang Berpikir

ASDP Istimewakan Pembeli Tiket Online

ASDP Istimewakan Pembeli Tiket Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026 20:43

RADARBANTEN.CO.ID - Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset...

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

by Mulyadi
Jumat, 17 April 2026 19:54

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menunjukkan celurit yang digunakan 14 anak terduga pembunuh seorang pelajar, Jumat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak