slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kisah Buruh Tani Perempuan di Pamarayan, Ikhlas Dapat Upah Kecil

Redaksi by Redaksi
19-07-2017 10:33:21
in Berita Utama, Featured, Umum
Kisah Buruh Tani Perempuan di Pamarayan, Ikhlas Dapat Upah Kecil

Sejumlah buruh tani perempuan sedang memanen padi di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG –  Sekelompok buruh tani perempuan biasa mengumpulkan gabah dengan alat bernama thresher. Thresher ini adalah mesin yang berfungsi memisahkan gabah dari tangkai padi. Cara kerja thresher itu berputar-putar seperti alat bubut. Secara bersama-sama mereka mengerjakannya.

Mereka bekerja menjadi buruh tani demi mendapatkan beras dan sedikit uang, seperti yang dilakukan Sarini (45), buruh tani di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, ia mengaku pekerjaannya ini adalah satu-satunya yang ia bisa lakukan di tempat tinggalnya.

Baca Juga :

Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

Pemkab Serang Seleksi Siswa Terbaik Bidang Akademik dan Non Akademik untuk Olimpiade di Tingkat Provinsi

Realisasi Investasi di Triwulan Pertama Capai Rp 3,6 Triliun, Banyak Perusahaan yang Belum Buat LKPM

Pemkab Pertahankan PT SBM, Dewan Minta Direksi Diisi Profesional

“Mau bagaimana lagi, di sini enggak ada pekerjaan lain. Kalau di rumah terus nanti enggak makan,” ujarnya pada Radar Banten Online di area persawahan Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Rabu (19/7).

Ibu paruh baya yang ditinggal pergi suaminya ini, memilih bertahan sebagai buruh tani meskipun upah yang ia dapat tak seberapa.

“Suami saya mah enggak tahu pergi kemana, udah kaya Bang Toyib saja enggak ada kabar,” ketus Sarini.

Gabah-gabah yang mereka peroleh pun akan dibagi dengan anggota kelompoknya yang berjumlah 11 orang, terdiri dari 10 buruh tani perempuan dan satu buruh tani laki-laki.

Sarini mengungkapkan, biasanya dalam satu hari satu orang mendapat sekitar empat sampai lima ember gabah.

“Tergantung seberapa banyak padi yang kami thresher ini,” ucapnya.

Dalam setahun di Kecamatan Pamarayan, musim panen terjadi dua atau tiga kali. Mengingat, kata dia, pertanian di sana masih mengandalkan kondisi cuaca sepenuhnya.

Tak hanya musim panen, ujar Sarini, dari awal bercocok tanam sampai panen mereka biasa mengerjakannya. “Kaya ngerabut (merabut tanaman liar), ngoyos (menyiangi rumput) juga kami biasanya diupah sama pemilik sawahnya, itu setengah hari Rp 20 ribu,” terangnya.

Buruh tani perempuan lainnya, Marsinah (47) mengaku terpaksa menjadi buruh tani, karena kata dia, apabila tidak ikut bekerja di sawah, ia tidak mendapat penghasilan apa-apa.

“Kami mah cuma buruh, enggak punya sawah, pengin punya beras ya harus ikut membantu pemilik sawah ini,” jelasnya.

Apabila sudah selesai memanen, kata Marsinah, kelompoknya akan pindah ke tempat atau sawah lain yang akan dipanen begitu seterusnya.

“Kami kaya gini juga demi anak cucu di rumah, pengin punya beras biar bisa makan,” ucapnya.

Sementara itu, Syahrini (26) mengaku ikut dengan para buruh tani perempuan karena di rumah tidak ada yang dikerjakan.

“Anak saya sekolah kalau pagi sampai siang. Jadi saya ikut saja sama mereka biar punya beras juga daripada di rumah enggak ngapa-ngapain,” ujarnya.

Namun Syahrini cukup beruntung karena masih memiliki suami yang menafkahi, daripada Sarini perempuan yang ditinggal pergi sang suami tanpa alasan apa pun, dan Marsinah janda tua yang harus bekerja sendiri. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).

Tags: kabupaten serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bank Banten Jalin Kerja Sama dengan Garuda Indonesia

Next Post

Blangko KTP-El di Kota Serang Kembali Kritis

Related Posts

Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi
Kabupaten Serang

Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 12 Mei 2026 17:34

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah meminta kepada pengemudi kendaraan tambang yang melakukan aktivitas di Bojonegara dan Puloampel agar mematuhi aturan...

Read moreDetails

Pemkab Serang Seleksi Siswa Terbaik Bidang Akademik dan Non Akademik untuk Olimpiade di Tingkat Provinsi

Realisasi Investasi di Triwulan Pertama Capai Rp 3,6 Triliun, Banyak Perusahaan yang Belum Buat LKPM

Pemkab Pertahankan PT SBM, Dewan Minta Direksi Diisi Profesional

Alihkan Anggaran Rumah Dinas untuk Masyarakat, BM PAN Banten Nilai Kebijakan Bupati Serang Pro Rakyat

Dapat Deviden Belasan Miliar Rupiah, Pemkab Serang Tidak Akan Tarik Saham di Bank bjb

PKS Banten Siapkan Lokasi Charger Gratis Berbasis Tenaga Surya

Dinkes Kabupaten Serang Beri Pelatihan kepada 30 Tenaga Kesehatan

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Next Post
KTP

Blangko KTP-El di Kota Serang Kembali Kritis

20 Pelajar Asal Banten Belajar Mengenal Budaya Lampung

20 Pelajar Asal Banten Belajar Mengenal Budaya Lampung

Penukaran Uang untuk Lebaran Mencapai Rp26,5 Triliun

Ambil Tunjangan Kinerja, ASN Pemprov Banten Harus Tunjukan STNK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

Selasa, 12 Mei 2026 17:51
Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

Selasa, 12 Mei 2026 17:43
Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

Selasa, 12 Mei 2026 17:34
Sejak Lebaran Idul Fitri Hingga Mau Idul Adha, MinyaKita Masih Langka di Pasar Tradisional Tangerang

Sejak Lebaran Idul Fitri Hingga Mau Idul Adha, MinyaKita Masih Langka di Pasar Tradisional Tangerang

Selasa, 12 Mei 2026 16:51
2 Bulan Jalin Asmara, Pelajar SMA di Pandeglang Diduga Disetubuhi Pacarnya

2 Bulan Jalin Asmara, Pelajar SMA di Pandeglang Diduga Disetubuhi Pacarnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:24
Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Jemput Bola Temui Pelaku UMKM

Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Jemput Bola Temui Pelaku UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 15:50
Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

Selasa, 12 Mei 2026 17:51
Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

Selasa, 12 Mei 2026 17:43
Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

Agar Tak Jadi Polemik, Bupati Serang Minta Aturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dipatuhi

Selasa, 12 Mei 2026 17:34
Sejak Lebaran Idul Fitri Hingga Mau Idul Adha, MinyaKita Masih Langka di Pasar Tradisional Tangerang

Sejak Lebaran Idul Fitri Hingga Mau Idul Adha, MinyaKita Masih Langka di Pasar Tradisional Tangerang

Selasa, 12 Mei 2026 16:51
2 Bulan Jalin Asmara, Pelajar SMA di Pandeglang Diduga Disetubuhi Pacarnya

2 Bulan Jalin Asmara, Pelajar SMA di Pandeglang Diduga Disetubuhi Pacarnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:24
Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Jemput Bola Temui Pelaku UMKM

Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Jemput Bola Temui Pelaku UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 15:50

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

Pemkab Tangerang Wujudkan Hunian Layak Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

by Mulyadi
Selasa, 12 Mei 2026 17:51

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang, Maeysal Rasyid menghadiri peresmian sekaligus serah terima hasil program bedah rumah bagi warga kurang...

Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

Pemkot Tangsel Tingkatkan Skrining dan Pendampingan HIV/AIDS

by Syaiful Adha
Selasa, 12 Mei 2026 17:43

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Pemkot Tangsel terus memperkuat upaya penanganan dan pencegahan HIV/AIDS melalui peningkatan layanan skrining, pendampingan, serta edukasi kepada...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak