SERANG – 20 pelajar asal Provinsi Banten belajar mengenal budaya Lampung. Kegiatan tersebut merupakan program Kementerian BUMN Siswa Mengenal Nusantara yang diselenggarakan oleh Telkom dan Krakatau Steel.
Para siswa dari berbagai daerah tersebut secara resmi dilepas hari ini oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Ranta Soeharta, dan perwakilan dari Telkom di Museum Negeri Banten.
Ditemui setelah pelepasan, Ranta mengungkapkan, para siswa akan berada di Lampung selama satu minggu untuk belajar mengenal budaya disana dan menambah wawasannya terkait Nusantara.
“Ini bagian keikutsertaan BUMN membangun negara, kali ini dengan cara anak-anak mengenal budaya Nusantara,” ujar Ranta kepada awak media, Rabu (19/7).
Ranta berharap, setelah mengikuti program ini anak-anak bisa memiliki wawasan Nusantara yang lebih luas dan lebih kreatif. Ranta merasa yakin, semakin sering mengunjungi daerah lain, cara berpikir akan lebih arif. Hal tersebut pun Ranta harapkan terjadi pada siswa-siswa yang mengikuti program ini.
Ranta pun berharap program tersebut bisa terus dilaksanakan, tidak berhenti sampai tahun ini saja. “Pak kadis Dindik saya perintahkan dengan Telkom untuk menindaklanjuti program ini. Anak-anak ini kan melalui seleksi bukan asal, jadi mereka pasti mempunyai kelebihan. Nah bentuk tindak lanjutnya seperti apa, nanti kita lihat,” kata Ranta.
Sementara itu, Afrizal, salah satu siswa yang mengikuti program mengenal Nusantara mengungkapkan, ini baginya sebuah kesempatan baik untuk terus menambah wawasannya soal Indonesia. “Kita tahu Indonesia itu kaya, sebagai pelajar, sebagai penerus bangsa kita perlu mengetahuinya dan melihatnya secara langsung,” ujarnya.
Afrizal mengaku sangat beruntung lolos seleksi dan terpilih sebagai salah satu dari 20 pelajar yang mengikuti program ini. Siswa CMBBS tersebut pun mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









