SERANG – Dari 1.100 koperasi yang terdaftar dan tersebar di Kabupaten Serang, namun yang aktif dan berjalan hanya terdapat 300 koperasi. Hal ini menunjukkan unit perekonomian ini masih membutuhkan pembinaan secara serius dan bersama-sama untuk meningkatkan kinerja sebuah koperasi tersebut.
“Koperasi adalah suatu usaha yang memang diajarkan dalam Islam. Saling menolong bantu membantu. Ini memang tidak mudah, harus ada pembinaan dan motivasi dengan memberikan pembinaan yang baik,” ucap Asda II Kabupaten Serang Irawan Noor saat ditemui awak media usai menghadiri acara Hari Koperasi ke-70 di Pasar dan Showroom Emping, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Selasa (22/8).
Ia menggambarkan koperasi yang baik harus dijalin secara bersama-sama. Bila pembinanya bagus tapi anggotanya belum maksimal, maka kegiatan koperasi pun tidak akan berjalan dengan baik.
“Memerlukan ketekunan dan keuletan. Sekarang, koperasi yang dikelola dengan baik manfaatnya pun terasa dan mereka bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan,” katanya.
Bagaimana instansi terkait, jelasnya, embrio kegiatan usaha dan koperasi terus diberikan pembinaan dan kemitraan. Selain itu pelaku jasa usaha semacam CSR membangun dan mendorong koperasi lebih aktif lagi.
“Bila satu koperasi sudah mandiri harus membina anak binaan lainnya yang belum berkembang, agar dirasakan manfaatnya dan keberhasilnya secara bersama-sama,” ucapnya.
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan bagi koperasi-koperasi di Kabupaten Serang yang tidak aktif akan terus dibina hingga berkembang dan maju.
“Nanti yang benar-benar tidak aktif akan kami bubarkan,” paparnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)










