SERANG – Sunarti, saksi mata kebakaran Pasar Kalodran, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang sudah merasakan keanehan ketika melihat gudang yang tertutup rolling penuh kepulan asap.
Ia tengah duduk di deoan kios yang terbakar tersebut. Sunarti sudah merasakan ada hawa panas. Sempat bertanya pada pedagang lainnya, namun pedagang lain Pasar Kalodran tersebut tidak mengindahkannya.
“Saya sedang duduk, istirahat, melihat asap. Kata saya, apa itu ngebul-ngebul. Orang-orang pads diem aja,” jelas dia gunakan bahasa Jawa Serang.
Ia mengira di dalam gudang kios perabotan tersebut kepulan asap berasal dari orang yang menanak nasi. “Tapi makin panas, saya duduk di depan kios yang kebakar ini. Ada bau gosong. Saya teriak lagi,” ujarnya.
Dijelaskan oleh Sunarti, pedagang buah-buahan di Pasar Kalodran ini kemudian meminta bantuan orang lain. Salah satu karyawan, lantas membuka rolling sumber api itu bermula.
Benar apa yang dikira Sunarti, terjadi kebakaran hebat membuat 10 kios ludes terbakar. 2 kios paling parah akibat dilalap api. Beruntung api padam setengah jam kemudian oleh petugas pemadam kebakaran.
“Buah-buahan saya aja abis keinjek-injek. Nggak kepikiran jualan. Lagi ngadem. Saya langsung lari,” ucapnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).









