• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Umum

Kekeringan, Warga Nganjuk Antre Air Bersih Hingga Empat Hari

Aas Arbi by Aas Arbi
Minggu, 17 September 2017 16:51
in Umum
Kekeringan, Warga Nganjuk Antre Air Bersih Hingga Empat Hari

NGANJUK-Kekeringan melebar ke wilayah selatan. Sejak dua minggu terakhir, warga Desa Mojoduwur dan Desa Suru, Kecamatan Ngetos harus antre empat hari untuk mendapat air bersih. Sebab, debit air dari sumber yang masuk ke tandon-tandon warga mengecil.
Seperti dikatakan oleh Murlan, 48. Pria asal Dusun Jatirejo, Desa Mojoduwur ini mengatakan, air di tandon baru mengalir saat dini hari. “Itu pun kami harus bergiliran dengan dusun lain. Jadi menunggu dulu,” kata Murlan.

Untuk diketahui, total ada enam dusun di Desa Mojoduwur. Selain Dusun Jatirejo, ada Dusun Gambyok, Sanan, Nitis, Kedungbengko dan Jegles. Warga enam dusun tersebut harus bergiliran menunggu air bersih yang sejak dua minggu terakhir hanya bisa mengalir pada dini hari.
Saat giliran tiba, warga juga tidak bisa mengambil air dalam jumlah banyak. Masing-masing kepala keluarga (KK) hanya dijatah dua jeriken atau ember yang kapasitas maksimalnya 40 liter.

RelatedPosts

Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Senin, 21 September 2026 21:19
Disdukcapil Kabupaten Serang

Program Aku Desa Digital Disdukcapil Kabupaten Serang Terus Diperluas

Senin, 21 September 2026 18:42

Artinya, setiap hari warga hanya bisa menggunakan 10 liter air bersih. Sebab, mereka baru bisa kembali mengambil air di tandon empat hari kemudian. “Air hanya untuk minum dan memasak karena jumlahnya memang terbatas,” lanjut Murlan.
Bagaimana dengan air untuk pakan ternak? Ditanya demikian, Murlan menyebut warga harus mencari air ke resapan-resapan di lereng gunung. Jarak resapan air itu sekitar satu kilometer dari Dusun Jatirejo.
Kesulitan air yang menimpa Desa Mojoduwur menurut Murlan hampir terjadi setiap tahun. Karenanya, dia meminta agar pemkab membangunkan sumur bor. Sehingga, mereka tidak harus menggantungkan kebutuhkan air dari satu sumber saja.
Lebih jauh Murlan mengatakan, di desanya ada satu sumur bor. Tetapi, saat ini sudah tidak berfungsi karena rusak. “Hanya berfungsi satu tahun. Dulu pakai diesel, sekarang diganti listrik tapi tetap tidak berfungsi,” terang Murlan tentang sumur yang dibangun 2014 lalu itu.
Tidak hanya sumur bor yang rusak, jaringan pipa yang terhubung ke tandon juga mulai rusak. Padahal, jika jaringan itu difungsikan menurut Murlan warga bisa mendapatkan air bersih dengan lebih mudah.
Terpisah, Maryam, 47, warga Dusun Gambyok, Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos mengatakan, dirinya tidak mandi selama seminggu terakhir. “Tidak mandi nggak masalah. Yang penting bisa minum, Mas,” kata Maryam.
Berbeda dengan dusun-dusun lainnya, Maryam menyebut Dusun Gambyok selalu mendapat giliran air terakhir. Karenanya, warga di Dusun Gambyok sering tidak kebagian air bersih.
Makanya, warga memilih tidak mandi karena kesulitan mencari air. Mereka memilih mendahulukan kebutuhan air untuk minum dan memasak. “Kami harap ada solusi agar tidak ada kekeringan lagi,” pintanya.
Terpisah, Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi. Termasuk melakukan pendataan kebutuhan air. “Segera kami koordinasi dengan instansi terkait, BPBD, desa dan kecamatan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Mojoduwur,” katanya.

(rk/rq/die/JPR)

Tags: Kekeringan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

BNI Life Berbagi Sehat Bersih di Desa Kosambi

Next Post

Satu Tahun Lebih Jalan Kampung Sumandang Rusak

Next Post
Satu Tahun Lebih Jalan Kampung Sumandang Rusak

Satu Tahun Lebih Jalan Kampung Sumandang Rusak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 10:33
Kapolri Jendra Suyudi Ario Seto

Empat Hari Dilantik, Kapolri Jendral Suyudi Ziarah ke Makam Leluhur di Rangkasbitung

Minggu, 4 Oktober 2026 17:08
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berziarah ke Makam Leluhurnya di Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 17:29
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Angkutan Dukung Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:20
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Jabat Kapolda Banten, Irjen Pol Hendra Kurniawan Harapkan Dukungan Semua Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 11:15
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan, Pembiayaan Menjangkau Masyarakat hingga UMKM

bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan, Pembiayaan Menjangkau Masyarakat hingga UMKM

by Redaksi
Selasa, 6 Oktober 2026 21:39
0

Bandung,  - bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat...

AHM

Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan

by Eko Fajar
Selasa, 6 Oktober 2026 17:39
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Manggarai Barat, NTT – PT Astra Honda Motor (AHM) secara sigap memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.