SERANG – Meski jarak dengan kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Serang kurang dari satu kilometer, minimarket di Jalan Samaun Bakri, Lopang Gede, Kota Serang, kena sasar komplotan perampok pagi tadi sekira pukul 03.30 WIB.
Angga Pratama (21), salah satu pegawai minimarket tersebut menuturkan, aksi kriminal tersebut terjadi Senin (23/10) pagi tadi saat jam kerja shift tiga.
Saat itu yang sedang bertugas adalah Okis (22) dan Adi (22). Dari keterangan dua rekannya tersebut, perampok yang berjumlah empat orang tersebut tidak masuk secara bersamaan.
Pertama, salah satu anggota komplotan masuk dengan alasan ingin membeli pulsa. Namun saat ditanya pulsa apa yang diinginkan, pelaku tersebut tidak menjawab. Tak lama kemudian masuk satu orang lainnya dan langsung menuju area minuman.
Setelah itu, baru dua rekan lainnya masuk membawa senjata tajam dan langsung mengancam Okis dan Adi. “Pelaku bawa senjata semacam cerulit dan belati,” ujar Angga kepada awak media saat ditemui di tempat kejadian perkara.
Dengan senjata tajam, para pelaku mengancam serta memukul Okis dan Adi. Keduanya disekap di bagian belakang toko dan diancam akan ditembak jika keluar dari ruang belakang tersebut.
“Saya enggak tahu bawa pistol atau enggak, tapi katanya diancam kalau keluar sebelum 10 menit, mau ditembak,” katanya.
Meski tanpa diikat, dengan ancaman tersebut Okis dan Adi pun mengikuti semua keinginan komplotan perampok yang mengendarai sepeda motor tersebut.
Akibat kejadian tersebut, uang kurang lebih sebesar Rp 2 juta, rokok berbagai merk beberapa slop, perangkat tablet, dan handphone milik pegawai lenyap digondol kawanan rampok tersebut. Meski seperti itu, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kasus tersebut. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









