SERANG – Khawatir akan jatuh korban luka maupun jiwa, Polres Serang membangun tenda darurat untuk 65 siswa SDN Bantarpanjang, Kampung Dahu, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, yang gedung sekolahnya hampir ambruk.
Pasalnya, seluruh ruangan sekolah mengalami kerusakan parah. Apalagi ruang kelas 6. Tembok gedung sekolah ini pun retak. Bahkan ada ruang kelas yang hampir ambruk. Keramik lantainya pun mengelupas.
Kapolsek Cikeusal AKP Muhammad Cuaib mengatakan tenda darurat ini untuk keperluan belajar mengajar siswa.
“Batas waktunya tidak ada, sampai adik kita ini dapat tempat baru yang layak,” kata dia, di SDN Bantarpanjang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Kamis (26/10).
Dijelaskannya, pembangunan tenda darurat ini pada Rabu (25/10) kemarin. Langsung didampingi bersama Kapolres Serang AKBP Wibowo. Menurut dia, kondisi sekolah ini benar-benar tidak layak huni. Tenda yang disiapkan ada dua unit. Sementara, tenda di bawah berwarna biru dibuat atas inisiatif warga.
Kepala Sekolah SDN Bantarpanjang Cicih Sri Asih mengaku merasa terbantu dengan adanya tenda darurat. Kata dia, sekolahnya ampir ambruk. Khawatir bila tidak diungsikan, akan memakan korban.
“Saya juga enggak tahu, kemarin ada banyak polisi, kirain ada yang ketimpa bangunan roboh, ternyata mau bikin tenda,” ujarnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)










