SERANG – Pemerintah Provinsi Banten memiliki visi Banten yang mamu, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhlalkul karimah, sejalan dengan itu, misi pemerintah Provinsi Banten salah satunya yakni membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur. Oleh karena itu, untuk mendukung kebijakan tersebut Pemprov Banten, terus menggenjot penyediaan rmah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tidak tanggung-tanggun penambahan 14 unit rumah denga tipe sedang sudah disiapkan oleh pemerintah.
“Kami sudah menyiapkan satu kawasan rumah susun sewa di Tangerang Selatan sekitar 70 unit. Sementara di Kecamatan Kasemen Kota Serang juga telah dibangun rumah susun sewa bagi MBR. Dan jumlahnya sekitar 70 unit juga,” terang Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten Muhamad Yanuar, Jumat (3/11).
Menurutnya pembanguna dua tower rumah susun sewa merupakan komitmen pemerintah terhadap penyediaan kawasan pemu,kiman bagi warganya, melalui kebijakan tersebut diharapkan mampu membantu MBR untuk memiliki rumah sendiri.
“Ini merupakan program yang sumber anggarannya dari kementrian, kami hanya menyiapkan lokasinya, untuk di Banten alhamdulillah sudah selesai prosesnya, tinggal menunggu serah terima saja kepada pemerintah daerah,” kata Yanuar.
Kepala Bidang Perumahan pada DPRKP Rahmat Rudianto menambahkan, pihaknya menargetkan ada penambahan kembali jumlah rumah susun sewa, yang bisa dibangun pada tahun 2018 mendatang, dari hasil inventarisasi Pemkot Cilegon menjadi daerah yang bisa dilakukan proses pembangunan rusunawa nanti.
“Tapi kami masih terus melakukan kajian, karena pembangunan rusunawa pada tahun depan rencananya akan di Kota Cilegon. Akan tetapi kami juga menyiapkan cadangan di Kabupaten Lebak,” kata Rahmat.
Sedangkan untuk sistem sewa, lanjut Rahmat akan diserahkan kepada pemerintah di kabupaten kota karena setelah selesai pembangunan Pemprov Banten tidak akan ikut campur, setelah diserahkan ke kabupaten kota.
“Kami tidak ikut soal teknis sewanya, tapi kalau bearan biaya sewanya kurang lebih Rp 150 ribu per bulan. Kami kira ini sangat terjangkau bagi warga MBR yang ada di Provinsi Banten,” pungkas Rahmat. (ADVERTORIAL/DPRKP PROVINSI BANTEN)









