LEBAK – PT Pertamina (Persero), Hiswana Migas Provinsi Banten, bersinergi dengan Pemkab Lebak dalam menyosialisasikan penggunaan LPG non subsidi bagi pegawai negeri sipil (PNS) di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (23/11).
Ketua Hiswana Migas Provinsi Banten Efu Saefullah mengatakan, kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan kepada para PNS agar dapat menggunakan elpiji Bright Gas 5,5 kilogram.
“Selama ini pengguna elpiji 3 kilogram banyak yang salah sasaran, oleh karena itu, kami selaku pihak yang berwenang menyosialisasikan penggunaan elpiji tersebut dengan bersinergi bersama Pemkab Lebak, sehingga upaya ini dapat membantu pengurangan beban subsidi pemerintah khususnya di bidang energi,” katanya saat memberikan sambutan di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (23/11).
Efu mengaku, pihaknya telah menyediakan Bright Gas ukuran 5,5 kilogram sebagai alternatif bagi masyarakat atau PNS yang berpenghasilan lebih dari Rp 1,5 juta, agar tidak menggunakan elpiji ukuran 3 kilogram yang disubsidi pemerintah. Bright Gas ini, menurutnya, beratnya cukup ringan dan mudah dibawa. Apalagi berwarna merah muda atau pink, dengan begitu harapannya masyarakat atau PNS lebih tertarik menggunakan Bright Gas ukuran 5,5 kilogram.
“Sebetulnya elpiji Bright Gas ini bukan barang baru bagi warga Lebak, karena sudah tersedia di 467 pangkalan elpiji 3 kilogram, 67 modern outlet atau minimarket dan beberapa SPBU di Kabupaten Lebak. Penjualan di Lebak sendiri melonjak tinggi mencapai 26.161 tabung atau meningkat tajam dari periode tahun sebelumnya yang sebesar 5.846 tabung,” katanya. (Omat/twokhe@gmail.com)









