CILEGON – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon membuka tes kompetensi bagi pegawai non ASN atau pegawai honorer Badan Layanan Umum Daerah (BLDU) RSUD Kota Cilegon, Senin (19/2). Ada sebanyak 210 pegawai yang mengikuti tes ini.
Direktur RSUD Kota Cilegon, Zainoel Arifin mengatakan tes tersebut dalam rangka memenuhi penataan sistem manajemen dan kualitas pegawai agar terpelihara secara berkelanjutan sesuai dengan penempatan menurut bidang keahliannya masing-masing.
“Kalau tidak sesuai dengan keahliannya kan kerjanya jadi tidak optimal. Itu yang ikut tes mulai dari dokter, tenaga administrasi, dan yang lain. Tes ini akan berlangsung tiga hari dengan dibagi menjadi dua ruangan,” ujarnya saat membuka tes kompetensi yang berlangsung di Aula RSUD Cilegon.
Zainoel menjelaskan tujuan di selenggarakannya kegiatan tersebut juga dilatar belakangi karena keterbatasan pegawai yang berstatus ASN di lingkungan RSUD Cilegon. “Tenaga BLU bersifat sementara, dan setiap tahun harus ada perpanjangan kontrak. Sedangkan dilingkungan RSUD, PNS sangat sedikit. Maka dari itu ini perlu diadakan supaya melengkapi keterbatasan PNS dilingkungan RSUD,” katanya.
Ditempat yang sama, Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariyadi mengingatkan pentingnya pembinaan SDM kepada para pegawai di lingkungan RSUD Cilegon. Kata dia, manajemen SDM diperlukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan tugas secara sistematis dan terencana.
Edi berpesan kepada Direktur RSUD Kota Cilegon agar melakukan pemetaan kompetensi jabatan pelaksana. “Mengingat padatnya SDM rumah sakit, maka saya ingatkan perlu adanya pemetaan kompetensi jabatan pelaksana melalui tes kompetensi khususnya bagi tenaga BLUD RSUD Kota Cilegon dibawah supervisi BKPP Kota Cilegon,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











