slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

30 Tahun Kerja, Hanya Dapat Rp 60 Juta

Redaksi by Redaksi
22-03-2018 11:03:41
in Berita Utama, Pemerintahan
30 Tahun Kerja, Hanya Dapat Rp 60 Juta

Para ASN Pemprov Banten saat mengikuti apel Hari Kesadaran Nasional beberapa waktu lalu. FOTO: BIRO ARTP SETDA PEMPROV BANTEN FOR RADAR BANTEN

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PEMERINTAH saat ini sedang mengkaji perubahan sistem pensiun aparatur sipil negara (ASN). Dari skema lawas yang berbasis pay as you go, menjadi skema baru berbasis fully funded. Namun, skema baru itu ditengarai bakal sulit untuk diwujudkan.

Di antara yang menyampaikan nada pesimis sistem fully funded bakal diterapkan adalah anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Zainal Abidin. Dia menjelaskan, skema fully funded menuntut adanya komitmen dan kesanggupan pendanaan dari pemerintah. Dalam skema itu, pemerintah setiap bulan ikut membayar iuran dana pensiun. Sebab, pemerintah selaku pemberi kerja. “Skema fully funded masih sebatas diwacanakan,” katanya, kemarin (21/3).

Baca Juga :

28 CPNS Dilantik, Bupati Pandeglang: Jaga Etika!

Pemkab Pandeglang Bayarkan THR PPPK Paruh Waktu Senilai Rp2,6 Miliar

Gaji ASN di Pandeglang Telat Diawal Tahun 2026

Bupati Pandeglang Sidak Kantor Dishub, Temukan Pegawai Bolos

Mantan ketua umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menjelaskan, penerapan skema fully funded menuntut adanya perubahan basis pembayaran iuran dana pensiun. Selama ini, ASN membayar iuran dana pensiun 4,75 persen gaji pokok. Di skema fully funded nantinya patokannya tidak ke gaji pokok. Tetapi, ke gaji pokok dan aneka tunjangan termasuk tunjangan kinerja atau remunerasi.

Zainal mengatakan, beban iuran dana pensiun nantinya adalah 50 persen ASN dan 50 persen pemerintah. “Jadi, (penerapan fully funded-red) kembali tergantung pada kesiapan keuangan negara,” jelasnya.

Hanya saja Zainal mengatakan, DJSN belum sampai menghitung berapa uang yang dikeluarkan negara untuk ikut membayar iuran dana pensiun pegawainya. Apakah lebih besar atau lebih kecil dibanding suntikan APBN untuk PT Taspen selama ini. Seperti diketahui, suntikan dana APBN kepada Taspen untuk membayar gaji pensiun mencapai Rp80 triliun per tahun.

Zainal menjelaskan, penerapan skema fully funded memang dikaji oleh Kementerian PAN-RB. “Sebetulnya ini sepenuhnya tergantung Kemenkeu,” tuturnya. Apakah nanti Kemenkeu berkomitmen memberikan lampu hijau penggunaan dana APBN untuk ikut membayar iuran pensiun ASN di instansi pusat maupun daerah.

Menurutnya, dengan skema saat ini, sejatinya manfaat pensiun yang diterima pensiunan pegawai negeri tidak maksimal. Untungnya negara berbaik hati dengan menggelontorkan uang kepada Taspen. Sehingga, pensiun bisa menerima gaji pensiun maksimal 75 persen dari gaji pokok terakhirnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesra dan Pensiun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Etty Agustijani menuturkan, pihaknya mendukung seluruh skema yang akan dilakukan pemerintah pusat dalam kalkulasi yang nantinya akan ditetapkan. “Apa pun yang diatur dengan pusat, kita akan ikuti. Harus,” ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (21/3).

Etty menjelaskan, pada dasarnya ASN paham bahwa setiap bulannya gaji yang didapat dipotong secara sistem iuran wajib pegawai negeri (IWP). Adapun potongan untuk IWP besarannya mencapai sepuluh persen untuk tiga komponen, yakni asuransi kesehatan, program jaminan hari tua (JHT), dan program pensiun.

Adapun rincian IWP bagi ASN aktif/pensiunan sebesar sepuluh persen, sementara untuk gaji terusan sebesar dua persen dari penghasilan (gaji pokok ditambah tunjangan keluarga). IWP tersebut terdiri dari dua persen untuk BPJS Kesehatan dan delapan persen untuk program yang dikelola Taspen (sebesar 3,25 persen untuk tabungan hari tua/THT dan 4,75 persen untuk program pensiun). Seluruhnya jika dijumlah mencapai sepuluh persen.

“Skema yang baru memang masih RPP. Itu yang dari penghasilan, bukan gaji. Kami menunggu dari pusat skema yang baru yang masih RPP itu,” jelasnya.

Dia juga tak menampik pernyataan Menteri PAN-RB yang menyatakan bahwa manfaat yang diberikan pada ASN sangat kecil. Bagi Etty, kecilnya manfaat yang diterima itu disebabkan karena potongan yang dikenakan selama ini juga masih dalam jumlah yang sangat kecil. “Karena kan iurannya kecil, ketika yang ditabung kecil ya jadinya seimbang (kecil) begitu. Yang dikumpulin kecil, dapatnya kecil,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, ketika nantinya skema RPP yang baru akan muncul dengan pemotongan yang lebih besar maka otomatis manfaat yang didapat akan menjadi lebih besar. Etty menganalogikan, nantinya ketika seorang ASN pensiun, dia akan mendapatkan komponen dari potongan dana kelolaan yang masuk ke Taspen itu. Komponen THT akan dibayarkan sekali ketika pensiun dan komponen program pensiun yang akan didapat tiap bulan. Dengan kecilnya presentase pemotongan itu, dia pun tak heran bahwa manfaat yang didapat pun sangat kecil.

“Sebagai gambaran, misal ada pegawai yang sudah 30 tahun kerja terhitung mulai dari calon ASN sampai pensiun itu kan (masa kerjanya) sekitar 30 tahun, nanti dia paling mendapatkan uang JHT itu sekitar Rp58 sampai Rp60 jutaan saja itu. Kecil memang,” jelasnya. (JPG/RBG)

Tags: PNS
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sidang Lanjutan Suap Transmart: Dua Saksi Cabut Berita Acara Pemeriksaan

Next Post

Data Pola Konsumsi Masyarakat, BPS Survei Biaya Hidup

Related Posts

28 CPNS Dilantik, Bupati Pandeglang: Jaga Etika!
Pandeglang

28 CPNS Dilantik, Bupati Pandeglang: Jaga Etika!

by Purnama Irawan
Selasa, 28 April 2026 08:24

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyerahkan SK pengangkatan CPNS menjadi PNS di lapangan upacara Setda Kabupaten Pandeglang, Senin, 27 April...

Read moreDetails

Pemkab Pandeglang Bayarkan THR PPPK Paruh Waktu Senilai Rp2,6 Miliar

Gaji ASN di Pandeglang Telat Diawal Tahun 2026

Bupati Pandeglang Sidak Kantor Dishub, Temukan Pegawai Bolos

Soal TPP PPPK Rp350 Ribu, BKD Banten: Belum Final

Deg-degan! Ribuan Calon PPPK Paruh Waktu di Pandeglang Nunggu Pelantikan

Bupati Tangerang Lantik 179 ASN

1.198 Warga Pandeglang Jadi Janda, Mayoritas Pasangan Usia Muda

Tolak Diskriminasi, PPPK Pandeglang Usulkan Revisi Undang-undang ASN

Jabatan Sekda Dilelang, Ketua Pansel : Calonnya Tak Pernah Dijatuhi Hukuman Disiplin dan Sudah Serahkan LHKPN

Next Post
Data Pola Konsumsi Masyarakat, BPS Survei Biaya Hidup

Data Pola Konsumsi Masyarakat, BPS Survei Biaya Hidup

Pemkot Serang Klaim Titik Genangan Air Berkurang

Pemkot Serang Klaim Titik Genangan Air Berkurang

Korem 064/Maulana Yusuf Berganti Pimpinan

Korem 064/Maulana Yusuf Berganti Pimpinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Aksi Cipayung Plus di KP3B Berlangsung Tertib, Polresta Serang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis

Kamis, 25 Juni 2026 20:55
Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

Kamis, 25 Juni 2026 18:41
Dukung Sukses POPDA XII Banten, RS Krakatau Medika Siagakan Tim Medis Penuh di Cabang Olahraga Wushu

Dukung Sukses POPDA XII Banten, RS Krakatau Medika Siagakan Tim Medis Penuh di Cabang Olahraga Wushu

Kamis, 25 Juni 2026 18:37
Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 18:23
Kepala Disdikpora Pandeglang Pantau Pelaksanaan SPMB Tingkat SMP

Kepala Disdikpora Pandeglang Pantau Pelaksanaan SPMB Tingkat SMP

Kamis, 25 Juni 2026 18:16
Disperindag Cilegon Gencarkan Pengawasan Alat Ukur dan Timbangan Pelaku Usaha

Disperindag Cilegon Gencarkan Pengawasan Alat Ukur dan Timbangan Pelaku Usaha

Kamis, 25 Juni 2026 18:11

Aksi Cipayung Plus di KP3B Berlangsung Tertib, Polresta Serang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis

Kamis, 25 Juni 2026 20:55
Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

Kamis, 25 Juni 2026 18:41
Dukung Sukses POPDA XII Banten, RS Krakatau Medika Siagakan Tim Medis Penuh di Cabang Olahraga Wushu

Dukung Sukses POPDA XII Banten, RS Krakatau Medika Siagakan Tim Medis Penuh di Cabang Olahraga Wushu

Kamis, 25 Juni 2026 18:37
Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

Pemkab Dorong Pengelolaan Keuangan Desa yang Berpihak Pada Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 18:23
Kepala Disdikpora Pandeglang Pantau Pelaksanaan SPMB Tingkat SMP

Kepala Disdikpora Pandeglang Pantau Pelaksanaan SPMB Tingkat SMP

Kamis, 25 Juni 2026 18:16
Disperindag Cilegon Gencarkan Pengawasan Alat Ukur dan Timbangan Pelaku Usaha

Disperindag Cilegon Gencarkan Pengawasan Alat Ukur dan Timbangan Pelaku Usaha

Kamis, 25 Juni 2026 18:11

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Aksi Cipayung Plus di KP3B Berlangsung Tertib, Polresta Serang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis

by Fahmi
Kamis, 25 Juni 2026 20:55

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi (KP3B) Banten, Kota...

Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

Gelar FGD dan PkM Nasional 2026, UT Serang Dorong Penguatan Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Banten

by Rajudin
Kamis, 25 Juni 2026 18:41

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Universitas Terbuka (UT) Serang secara resmi menyelenggarakan rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Diseminasi, dan Pengabdian kepada...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak