SERANG – Ketua DPD Hanura Provinsi Banten kubu Daryatmo dan sejumlah loyalis akhirnya pindah dan mendaftarkan diri menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kepindahan politikus senior partai yang didirikan Wiranto itu buah dari perselisihan dua kubu di DPP yang dimenangkan oleh kubu Oesman Sapta Odang (OSO).
Eli Mulyadi saat dihubungi Radar Banten mengaku bahwa sudah resmi pindah ke PKB dan mendaftarkan diri maju kembali menjadi anggota DPRD Provinsi Banten dari daerah pemilihan (dapil) Tangerang A. Menurutnya, kepindahannya ke PKB sama dengan kembali ke habitat. “Kembali ke habitat. Partai yang memayungi kaum Nahdliyin,” ujarnya, kemarin.
Selain dirinya, kata Eli, ada beberapa kader yang mengikuti hengkang dari Partai Hanura. Ia mengatakan, banyak kader Hanura yang hijrah ke partai lain termasuk ke PKB. Di antaranya, ke Partai Golkar, NasDem, PBB, PPP, dan Berkarya. “Banyak kader Hanura Banten baik yang masih menjabat anggota DPRD maupun pengurus DPD/DPC yang hijrah partai dan nyaleg dari partai lain,” terangnya.
Langkah tersebut, sambung Eli, bukan semata-mata bentuk kekecewaan terhadap kondisi partai, melainkan pilihan politik yang rasional dan berdasarkan kalkulasi politik yang terukur. Karena berbicara elektoral 2019 berarti harus ada kalkulasi politik. “Ini bukan semata-mata kekecewaan,” terangnya.
Eli mengaku bahwa pengabdiannya bersama loyalisnya di Hanura Banten sudah tercukupkan. Di antaranya, sudah bisa mempersembahkan gedung sekretariat Partai Hanura yang lebih representatif. Di samping itu, komunikasi lintas partai berjalan dengan baik. “Dalam beberapa pilkada, Partai Hanura dapat mewarnai politik di Banten, bahkan cenderung sebagai partai pertama yang berani memutuskan paslon pilkada paling depan seperti Pilgub Banten dan Pilkada Kota Serang,” katanya.
Ia juga mengaku bahwa selama ini bersama pengurus DPD dan DPC Hanura Banten sudah bekerja keras mengangkat Partai Hanura Banten sebagai partai menengah menjadi yang disegani dalam kancah perpolitikan di Banten. “Sekarang apabila kami semua memutuskan untuk hijrah dan berkiprah di parpol lainnya merupakan suatu kewajaran karena politik sesuatu yang dinamis,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Banten Ahmad Fauzi mengakui bahwa partainya mendapat limpahan banyak kader partai lain terutama dari Hanura. “Memang benar banyak kader Partai Hanura yang memilih bergabung dengan PKB di Pemilu 2019. Ini membuktikan bahwa PKB partai besar yang berpeluang menjadi pemenang di Pemilu 2019 khususnya di Provinsi Banten,” ujarnya usai menyerahkan pendaftaran bacaleg ke KPU Provinsi Banten, Selasa (17/7).
Tak segan, Fauzi menyebut bahwa dua pentolan eks Partai Hanura yang ikut menjadi bacaleg, yaitu Eli Mulyadi dan Rano Alfath telah resmi bergabung dengan PKB. “Keduanya jadi caleg PKB untuk DPR RI. Jadi, kami makin optimistis menghadapi Pemilu 2019 bisa mencapai target kursi, baik DPR RI maupun DPRD,” katanya.
Selain kehadiran kedua tokoh tersebut, Fauzi mengaku, mendapat amunisi seperti banyak bacaleg muda potensial. “Alhamdulillah, PKB sekarang diisi oleh tokoh-tokoh muda. Ini jadi kekuatan kami di samping banyaknya tokoh ulama yang selama ini membesarkan partai,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Banten Ahmad Subadri membenarkan bahwa Eli Mulyadi dan Rano Alfath hijrah dan menjadi bacaleg ke PKB. Ia mengaku, secara kepartaian memang sebelumnya DPP Partai Hanura sudah memecat yang bersangkutan sebagai kader Hanura. “Informasinya sudah menjadi bacaleg PKB. Kita menghargai,” katanya.
Ia mengaku, dalam beberapa kesempatan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Eli Mulyadi cs jauh sebelum pendaftaran bacaleg. Pertemuan dilakukan sebagai bentuk komitmen pihaknya terbuka kepada siapa pun yang masih mau bergabung dengan Hanura. “Kita sebelum-sebelumnya sudah membuka ruang bagi meraka (Eli cs-red). Namun, memang ini pilihan politik,” terangnya.
Subadri mengaku, kendati partainya sempat mengalami guncangan politik selama setahun ke belakang dan persaingan lintas parpol dalam menyajikan bacaleg-bacaleg, pihaknya optimistis bisa meraih target perolehan suara yang sudah ditetapkan. “Kami optimistis, banyak jalan menuju Makkah,” pungkasnya. (Fauzan D/RBG)










