SERANG – Gudang oli bekas di Kampung Tanggul, Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, ludes terbakar, Kamis (18/10) sore. Api diduga berasal dari pembakaran ilalang tak jauh dari lokasi gudang oli. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Gudang oli diketahui milik warga bernama Ucok Maja Pone. Informasi yang diterima Radar Banten, kerugian akibat kebakaran gudang oli bekas yang terletak di tengah sawah jauh dari permukiman tersebut ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Bojonegara Enjat Sudrajat membenarkan terkait adanya peristiwa kebakaran gudang oli bekas di wilayahnya. Mendapat laporan itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. “Benar terjadi kebakaran. Gudang oli bekas yang terbakar,” ungkap Enjat kepada Radar Banten melalui sambungan telepon.
Informasi yang diterima Enjat dari pemilik gudang oli bekas, api diduga berasal dari pembakaran ilalang yang berdekatan dengan gudang oli dan langsung menyambar ke bangunan gudang. “Tidak ada korban jiwa sih. Tapi, berdasarkan pengakuan pemilik gudang oli, kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar,” ujarnya.
Kata Enjat, api berhasil dipadamkan setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Senada disampaikan Ketua Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma. Kebakaran dipicu pembakaran alang-alang oleh salah seorang petani. Kemudian api tertiup angin kencang dan merambat ke gudang oli hingga api membesar dan membakar gudang limbah penyimpanan ban dan oli bekas. “Jumlah penghuni gudang ada empat orang,” terangnya.
Nana mengaku, pihaknya mendapat bantuan dari Damkar Kota Cilegon, sedangkan baru bisa dipadamkan sekira pukul 18.30 WIB. Lalu pada pukul 19.00 WIB, BPBD Kabupaten Serang menerjunkan satu unit mobil water pump berkapasitas 5.000 liter ke lokasi kejadian untuk melakukan pendinginan. (Adi/RBG)









