PANDEGLANG – Sebanyak 1.600 pendaftar calon aparatur sipil negara (ASN) untuk formasi di lingkungan Pemprov Banten mengikuti Computer Assisted Test (CAT), di Badan Pengembangan SDM Provinsi Banten, tepatnya Jalan Lintas Timur AMD Km 4 Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, hari ini (27/10). Pelaksanaan peserta tes dengan alat komputer itu dilakukan dengan empat sesi di hari pertama, dengan masing-masing sebanyak 400 peserta.
Pantauan Radar Banten, kemarin (26/10) siang, sejumlah panitia pelaksana CAT gabungan dari pegawai Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Provinsi Banten, dan BKD Kabupaten Pandeglang sedang mempersiapkan sarana dan alat CAT tersebut.
Diketahui, pada pukul 14.00 WIB sejumlah teknisi BKN masih melakukan pemasangan instalasi listrik, jaringan, dan pemasangan komputer yang diperkirakan baru sekira 200 unit komputer, di aula. Sementara, panitia dari BKD Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang, sedang mempersiapkan sejumlah sarana penunjang di luar gedung CAT. Seperti mulai dari pemasangan tenda untuk parkir, sejumlah pokso, dan menyiapkan genset.
Dihubungi melalui telepon seluler, Sekretaris BKD Kabupaten Pandeglang Masitoh mengatakan, instansinya bekerja secara optimal bersama pegawai BKD Provinsi Banten untuk menyiapkan sarana CAT calon ASN sesuai kewenangan. “Kalau untuk di dalam ruang tes, sepenuhnya kewenangan BKN. Seperti komputer dan lainnya. Bahkan, panitia lokal tidak boleh masuk ruangan saat tes berlangsung,” katanya.
Masitoh memastikan, untuk mengatasi beberapa kemungkinan kendala seperti padam listrik, sudah dipersiapkan genset dari panitia lokal. “Untuk sarana di luar gedung menjadi kewenangan Pemprov dan Pemkab. Salah satunya menyediakan genset. Sedang di dalam gedung sepenuhnya kewenangan pusat,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, dari jumlah pendaftar 3.535 orang, yang dinyatakan memenuhi syarat dalam verifikasi administrasi sebanyak 3.217 orang. Mereka yang memperebutkan 181 formasi akan mengikuti tes pada tanggal 7 dan 8 November mendatang yang terbagi dalam tujuh sesi. Setiap sesi terdiri dari 500 orang dan sesi terakhir 217 orang.
Kata dia, ada 100 soal yang terdiri dari 35 tes wawasan kebangsaan, 35 tes karakteristik pribadi, dan 30 tes inteligensia umum. (Herman-Rostinah/RBG)










