SERANG – Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) mengunjungi Mapolda Banten, Senin (29/10). Kunjungan tersebut untuk menilai kelayakan perubahan Polda Banten dari tipe B menjadi tipe A.
“Kami ingin memberikan reward (penghargaan-red) terhadap inovasi. Saya melihat sudah banyak upaya-upaya perbaikan kinerja dan sistem pelayanan publik,” kata Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN-RB Rini Widyantini di Mapolda Banten.
Dikatakan Rini, ada beberapa pertimbangan terkait rencana perubahan Polda Banten menjadi tipe A. Di antaranya, peningkatan beban kerja, penguatan kapasitas organisasi, serta peningkatan dukungan sumber daya dan personel.
“Ini yang menjadi dasar penilaian dan upaya polda terhadap beban kerja itu. Bagaimana upaya-upayanya. Misalnya, kriminalitas yang tinggi, lalu lintas, dan segala macam. Kita (Kementerian PAN-RB-red) tidak hanya melihat data statis, tapi harus melihat upaya-upaya perbaikan itu,” beber Rini.
Tim Kementerian PAN-RB wajib mengecek, menguji, dan mengevaluasi urgensi perubahan tersebut. Saat ini, tim masih melaksanakan penilaian dan diprediksi hasil penilaian paling lambat diterbitkan pertengahan November 2018.
“Saya kira Pak Kapolda, sejak dari polres konsisten melakukan perubahan-perubahan itu. Mudah-mudahan paling lambat pertengahan November bisa diketahui hasilnya,” ucap Rini.
Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa mengaku optimistis perubahan Polda Banten menjadi tipe A segera terwujud. Sebab, persiapan persyaratan perubahan tipe sudah dilaksanakan. “Secara keseluruhan, bahkan dari kekuatan Polda Banten, jumlah personel, sarana dan prasarana, beban tugas dan sebagainya. Ada sembilan dimensi dan 48 item yang menjadi penilaian untuk menaikkan status. Persiapan sudah 100 persen,” jelasnya.
Diketahui, Mabes Polri berencana menaikkan tipe sejumlah polda di Indonesia. Di antaranya, Polda Banten, Polda DI Jogjakarta, dan Polda Bengkulu. (Merwanda/RBG)










