PURWAKARTA-Bus Bima Suci jurusan Bandung-Merak mengalami kecelakaan di Tol Cipularang KM 70+400 jalur B, tepatnya di Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (28/1) pukul 09.40 WIB. Peristiwa itu menyebabkan tujuh penumpang meninggal dunia. Sementara 27 lainnya mengalami luka ringan dan luka berat.
Dari jumlah korban tersebut, sepuluh orang adalah warga Banten. Dua meninggal dunia dan delapan luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di kantor Jasa Raharja Cabang Banten, dua korban meninggal dunia dari Banten bernama Tsalits Ahmad Faruq (44), warga Kampung Jati Baru, RT 005 RW 004, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Jenazah berada di RS Ramahadi Purwakarta. Satu lagi bernama Komarudin, warga Kampung Kalapa RT 01 RW 02, Kelurahan Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Jenazah Komarudin berada di RS Siloam Purwakarta.
Untuk identitas delapan korban luka-luka sebagai berikut:
- Mardo (48), Kampung Cimanggu, RT 17 RW 06, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Pandeglang, dirawat di RS Siloam Purwakarta.
- Akmad (55), Kampung Cimanggu, RT 17 RW 06, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Pandeglang, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Iis Suryani (46), Kampung Cimanggu, RT 17 RW 06, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Pandeglang, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Manda (10), Kampung Cimanggu, RT 17 RW 06, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Pandeglang, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Debi Monalisa (30), Gerem Raya, RT 01 RW 04, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Suherman (38), Kampung Cijengir, RT 06 RW 03, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Tangerang, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Sutihat (41), Kp. Cibojong RT 01 RW 03 Desa Kadubeureum, Kec Padarincang, Serang, dirawat di RS MH Thamrin Purwakarta.
- Dede Suhaeri (39), Kampung Sukajadi, RT 01 RW 02, Kelurahan Pulomerak, Kota Cilegon, dirawat di RS Ramahadi Purwakarta.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban luka mendapatkan penanganan medis di RS Siloam Purwakarta, RS MH Thamrin Purwakarta, dan RS Ramahadi Purwakarta.
Kecelakaan itu sendiri bermula saat bus Bima Suci nopol A 7520 CS melaju dari Bandung menuju Merak. Bus dikendarai oleh Dede Suhaeri dengan membawa penumpang sekira 33 orang. Saat itu, kondisi Tol Cipularang diguyur hujan yang menyebabkan jalanan menjadi licin.
Saat di lokasi kejadian, kendaraan oleng dan menabrak guard rail atau pembatas jalan. Akibatnya bus terguling selama dua kali dan terjatuh keluar jalur.
Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi di kantornya, Senin (28/1), memastikan biaya korban yang menjalani perawatan di rumah sakit dijamin oleh Jasa Raharja. Untuk korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan .
“Besok (Selasa, 29/1) santunan kecelakaan akan kami serahkan kepad ahli waris,” kata Didi. (Aas)










