LEBAK – Sebanyak 625 honorer kategori dua (K-2) di Kabupaten Lebak yang daftar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) akan menjalani tes seleksi pada Sabtu-Minggu (23-24/2) di SMAN 1 Rangkasbitung dan SMKN1 Rangkasbitung. Seleksi menggunakan sistem computer assisted test (CAT).
Kepala Bidang Pembinaan dan Data Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak Fuad Lutfi sudah meninjau kesiapan server dan jaringan di SMAN 1 Rangkasbitung, Kamis (21/2).
Ia menjelaskan, di Lebak yang bisa diangkat menjadi PPK sebanyak 871 orang. Akan tetapi pada saat pendaftaran 11-17 Februari lalu, hanya 650 orang yang mendaftar. Dari jum lah pendaftar itu, hanya 625 tenaga honor yang dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti seleksi kom petensi. “Dari peserta sebanyak itu, akan diambil 100 orang terbaik yang bakal mengisi formasi PPPK,” katanya.
Dia mengimbau kepada calon peserta seleksi untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi seleksi kom petensi. Setelah proses seleksi CAT selesai, para peserta bisa melihat langsung hasil tes yang mereka ikuti.
“Pelak sanaan seleksi dilaksanakan secara terbuka. Peserta seleksi dengan nilai terbaik yang akan diusulkan kepada Kementerian PAN-RB. Dengan rincian, 75 orang tenaga pendidikan, 15 orang tenaga kesehatan, dan sepuluh orang penyuluh pertanian,” paparnya.
Wakil Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Dudi Wahyudi mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga ruang laboratorium dan 120 komputer untuk mendukung seleksi PPPK, menyiapkan ruangan untuk memonitor hasil tes, dan ruangan panitia.
“Kita di tugas kan Kementerian Pendidikan dan Ke budayaan untuk memfasilitasi tempat penyelenggaraan tes CAT un tuk seleksi PPPK. Total komputer yang kita siapkan sebanyak 120 unit,” katanya. (Mastur/Azis/Aas)











