PANDEGLANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin meminta kepada para pegawai yang terkena rotasi dan mutasi agar bekerja profesional. Tindakan itu, kata dia, harus dilakukan agar pelayanan dasar kepada masyarakat dapat dioptimalkan.
Menurut Pery, pelayanan dasar masyarakat sulit terpenuhi apabila para pegawai tidak segera menjalankan program kerja yang disusun dalam rencana kerja (renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Bagi para pejabat yang telah dilantik dapat menunjukkan kinerja, memiliki motivasi dan bekerja secara profesional. Sehingga, tujuan mutasi dan rotasi dapat terwujud. Yaitu, mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan dan pemberian pelayanan terhadap masyarakat,” katanya di acara serah terima jabatan eselon II di halaman kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang, kemarin.
Pery meminta kepada para pegawai yang terkena rotasi agar bersikap profesional dan tidak berlebihan dalam menyikapi kebijakan tersebut. Soalnya, kata dia, rotasi dan mutasi pegawai merupakan kebutuhan organisasi dan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa di dalam pemerintahan untuk menutupi kebutuhan organisasi, agar bisa mewujudkan pemberian pelayanan optimal kepada masyarakat,” katanya.
Pery menyarankan kepada para pejabat yang terkena rotasi agar segera menjalankan program kerja yang sudah direncakan di masing-masing OPD agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 dapat terlaksana dengan baik. “Serah terima jabatan sengaja dilakukan secepatnya, agar para pejabat yang terkena mutasi bisa langsung bekerja dan beradaptasi dengan tempat barunya,, karena memang pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, rotasi dan mutasi yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan hasil evaluasi kinerja dan kemampuan dasar para pejabat.
“Selain karena kebutuhan organisasi, rotasi dan mutasi juga berdasarkan hasil evaluasi pegawai yang kita serahkan kepada Ibu Bupati (Irna Narulita). Jadi semuanya kita lalukan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
Menurut Fahmi, sertijab dilakukan untuk seluruh pejabat yang dilantik beberapa waktu lalu, “Hanya untuk pejabat eselon II dan pejabat yang mutasi dari dan ke sekretariat daerah, sedangkan pejabat yang lain melakukan sertijab di OPD masing-masing”, katanya. (dib/zis)










