PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang merespons wacana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dampak konflik global, khususnya di Timur Tengah.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait kebijakan tersebut.
Saat ditanya mengenai usulan ASN menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor, Iing menilai gagasan tersebut sebagai langkah positif.
Menurutnya, penggunaan sepeda tidak hanya dapat menekan konsumsi BBM, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan pegawai.
“Masukan itu sangat bagus. Selain efisiensi BBM, juga bisa menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan jantung. ASN bisa bersepeda dari rumah ke kantor masing-masing,” kata Iing kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026.
Ia menambahkan, penghematan BBM menjadi perhatian penting pemerintah daerah di tengah situasi global yang berdampak pada sektor energi.
Karena itu, berbagai opsi efisiensi, termasuk pola kerja ASN, perlu dikaji secara matang sebelum diterapkan.
Meski demikian, Iing menegaskan bahwa Pemkab Pandeglang akan tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Yang jelas, kami akan menyesuaikan dengan kebijakan dari pusat,” ujarnya.
Diketahui, sejumlah daerah di Indonesia mulai menerapkan kebijakan serupa, termasuk mendorong ASN menggunakan sepeda sebagai moda transportasi ke tempat kerja.
Terkait kemungkinan penerapan di Pandeglang, Iing menyebut hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.
“Nanti kita lihat. Kalau memang efektif dan efisien, serta baik untuk kesehatan, tentu bisa dipertimbangkan,” ucapnya.
Editor: Mastur Huda











