SERANG – Tiga santri asal Cikupa, Kabupaten Tangerang, terseret ombak di Pantai Karangbolong, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (29/8). Satu santri ditemukan meninggal dunia, satu selamat, dan satu lagi dalam pencarian.
Ketiga santri bernama Roky (13), Arif Turtusi (14), dan Wildan Pratama (12). Ketiganya merupakan rombongan rekreasi Pondok Pesantren Arrosydah, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Rombongan santri bersama guru yang berjumlah 50 orang itu sempat berenang di Pantai Karangbolong sekira pukul 13.30 WIB. Namun, pada pukul 14.30 WIB, ketiga santri tersebut terbawa arus ombak.
Seorang guru bernama Mustain Bilah (33) sempat berusaha menyelamatkan ketiga santri tersebut. Namun, hanya Roky (13) yang mampu diselamatkan.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya sudah melakukan pencarian korban yang hilang. Pada pukul 15.30 WIB, Arif Turtusi ditemukan telah meninggal dunia.
“Kami baru menemukan satu korban,” katanya.
Sementara korban lainnya, yakni Wildan Pratama hingga kemarin sore belum juga ditemukan. Tim terpaksa menghentikan pencarian pada pukul 17.25 WIB karena menjelang malam hari. “Pencarian akan kita lanjutkan besok (hari ini-red),” ujarnya.
Warga Kecamatan Cinangka, Asep Awaludin, membenarkan kejadian tersebut. Kata Asep, korban tenggelam sebelumnya berenang melewati batas maksimal ditambah kondisi ombak yang sedang besar.
“Iya ada yang hanyut, rombongan dari Tangerang, tadi (kemarin-red) ramai lagi pencarian,” katanya. (jek/nda/ira)









