TANGERANG – Pemkot Tangerang resmi membuka open bidding untuk jabatan sekretaris daerah (Sekda) Kota Tangerang, Minggu (15/9). Pembukaan seleksi jabatan eselon IIA itu dilakukan hingga 30 September 2019 mendatang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang Akhmad Lutfi mengatakan, hingga kemarin belum ada pejabat yang mendaftar sebagai calon Sekda Kota Tangerang. “Kami akan tampung yang mendaftar selama 14 hari ke depan,” katanya kepada Radar Banten, Senin (16/9).
Setelah terkumpul calon yang mendaftar, Panitia Seleksi (Pansel) Sekda bakal melakukan seleksi administrasi dan sejumlah tes. “Nanti setelah lolos seleksi administrasi, ada tes wawancara, assesment, membuat makalah dan mempresentasikannya dan tes lainnya,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang itu.
Kata Lutfi, pihak yang mendaftar untuk menjadi calon Sekda Pemkot Tangerang dibuka untuk umum dan tidak hanya terbatas di Kota Tangerang saja. Pejabat dari Provinsi Banten, dari kabupaten dan kota juga bisa mendaftar asal memenuhi syarat. “Beberapa syaratnya harus menjabat selama lima tahun di eselon dua, dan usia maksimal 56 tahun,” ujarnya.
Setelah melewati semua tes, para peserta calon Sekda Kota Tangerang nanti akan dipilih menjadi tiga besar nilai tertinggi baru dipilih oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah. Sebelumnya, Lutfi mengungkapkan, di Pemkot Tangerang ada lima pejabat Eselon II B yang secara persyaratan bisa mendaftar sebagai calon sekda. Lima orang tersebut diantaranya, Kepala Inspektorat Dadi Budaeri, Kepala Bapenda Said Endrawiyanto (Selengkapnya lihat info grafis-red).
Plt Sekda Kota Tangerang Tatang Sutisna mengaku bakal mendaftar. “Insya Allah, kalau badannya sehat. Kan daftar juga bagian dari hak pegawai,” ungkapnya.
Tatang mengaku tidak begitu banyak mempersiapkan pendaftarannya sebagai calon Sekda Kota Tangerang definitif. “Kita sesuai aturan yang ada saja,” ujar Plt Sekda Kota Tangerang itu. (one/asp)









