LEBAK – Sebanyak 19 bakal calon kepala desa (kades) di Kabupaten Lebak akan mengikuti tes tulis yang digelar di aula Pendopo Pemkab Lebak, Rabu (25/9). Belasan balon kades itu berasal dari tiga desa yang bakal menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Oktober mendatang.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak Firman Arif Hidayat mengatakan, dari sepuluh desa di Lebak yang akan menggelar pilkades serentak, ada tiga desa yang calonnya lebih dari lima orang.
Ketiga desa tersebut yaitu Desa Sawarna, Desa Situregen dan Desa Rangkasbitung Timur. Oleh karena itu, mereka harus mengikuti tes tulis guna penyaringan. “Totalnya ada 19 bakal calon kades yang akan ikut tes. Nantinya, akan ada 4 bakal calon yang gugur,” ujar Firman, Minggu (22/9).
Dia menuturkan, berdasarkan peraturan, maksimal calon kades desa adalah lima orang. “Karenanya yang lebih dari lima orang mengikuti tes tulis ini. Tes tulis ini sekaligus untuk mengetahui kualitas calon pemimpin desa di Lebak ini,” kata Firman.
Firman mengatakan, untuk soal, dibuat oleh panitia tim seleksi yang berasal dari berbagai unsur. “Jadi urutan satu sampai lima akan diketahui. Kalau calonnya ada tujuh orang, ya akan gugur dua karena yang diambil hanya lima,” imbuhnya.
Dijelaskan Firman, pilkades serentak di Kabupaten Lebak akan digelar di sepuluh desa tersebar di tujuah kecamatan. Yaitu Desa Rangkasbitung Timur, Cidadap, Wantisari, Sukamarga, Margaluyu, Kaduhauk, Jalupang Girang, Situregen, Sawarna dan Sawarna Timur.
“Mudah-mudahan pilkades dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Sehingga, menghasilkan pemimpin di tingkat desa yang amanah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (nce/zis)








