SERANG – DPD Golkar Kabupaten Serang sudah menetapkan Ratu Tatu Chasanah sebagai bakal calon bupati pada Pilkada 2020. Partai berlambang beringin itu mengaku, akan mengerahkan kekuatan struktur partainya untuk menggalang suara di pilkada.
Penetapan Tatu sebagai bakal calon bupati dilakukan setelah Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Golkar Kabupaten Serang di Ciceri, Kota Serang, Senin (21/10). Hadir sejumlah politikus Golkar seperti Andika Hazrumy, Ratu Tatu Chasanah, Ade Rossi Choerunisa, dan Bahrul Ulum.
Tatu datang dengan sambutan yel-yel bupati dua periode oleh kader Golkar. Ratusan kader Golkar mengenakan seragam serba kuning. Setelah dibacakan penetapan bakal calon bupati, kemudian dilakukan deklarasi dukungan kepada Tatu.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, penetapan Tatu sebagai bakal calon bupati sudah melalui mekanisme partai. Selain itu, Fahmi juga mengaku, sudah mendapatkan masukan dari berbagai unsur masyarakat Kabupaten Serang. “Jadi, hasil rapimda kita memutuskan untuk mengusung kembali Bu Tatu,” katanya.
Fahmi mengatakan, pihaknya akan menggerakkan mesin partainya untuk memenangkan Tatu di pilkada. Kata dia, mesin partai dari mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa-desa akan menggalang suara sebanyak-banyaknya. “Kader Golkar akan mengetuk pintu warga untuk memenangkan Bu Tatu,” ujarnya.
Ditanya terkait koalisi yang akan mendukung Tatu di pilkada, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol. “Sejatinya, karena Beliau seorang incumbent, Beliau akan didukung oleh parpol-parpol,” ucapnya.
Sementara itu, setelah ditetapkan sebagai bakal calon bupati, Tatu mengaku, akan menjalin komunikasi dengan berbagai parpol. Hal itu sesuai dengan rekomendasi Rapimda DPD Golkar Kabupaten Serang. “Golkar Kabupaten Serang mengamanatkan kepada saya untuk menjalin komunikasi dengan seluruh parpol,” katanya.
Disinggung soal pendampingnya di pilkada, Tatu belum bisa memutuskan. Kata dia, posisi bakal calon wakil bupati akan ditentukan oleh parpol pengusung. “Nanti kita bicarakan bersama parpol pengusung, jadi keputusannya bukan ada di saya secara pribadi,” ujarnya.
Sementara itu, PAN merekomendasikan Ketua DPW PAN Banten Masrori sebagai bakal calon bupati Serang. Mantan anggota DPRD Kabupaten Serang itu dinilai layak untuk memimpin Kabupaten Serang ke depan karena punya visi perubahan.
Masrori saat dihubungi mengatakan, bersyukur mendapatkan amanah dukungan tersebut dan akan berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan aspirasi itu dengan menjalin kerja sama dan dukungan semua pihak baik parpol maupun semua elemen masyarakat.
Masrori menegaskan, rekomendasi itu merupakan modal awal untuk menggalang kekuatan politik. Ia juga mengatakan, siap berkompetisi dengan siapa pun secara bersih. “Apalagi rakyat dan partai koalisi mendukung itu akan lebih bekerja keras lagi. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Serang,” tegasnya.
Rakerda PAN Kabupaten Serang dihelat di salah satu hotel di Anyar pada Jumat-Sabtu (18-19/10). Rakerda dihadiri pengurus DPD PAN Kabupaten Serang, DPC, kader, anggota DPRD Kabupaten Serang asal PAN, dan perwakilan DPW PAN Banten.
Ketua panitia Rakerda PAN Heri Triana mengatakan, Masrori direkomendasikan secara bulat karena kinerja baik, salah satunya berhasil meningkatkan jumlah kursi di DPRD Banten. “Kami siap mendukung sepenuhnya saudara Masrori sebagai calon bupati Serang dari internal PAN,” katanya. (jek-lut/zee/ira)









