CILEGON – Pebalap Banten yang dipersiapkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mulai melakukan pemanasan. Sabtu (26/10) hingga Minggu (27/10), pebalap Banten Jefri Bule menunjukkan kemampuannya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Powertrack-Kejurnas Motocross 2019, di Sirkuit Galvin, Kota Cilegon.
Turun di sejumlah nomor pertandingan, Jefri merebut juara pertama bebek modif pemula, juara pertama bebek standar pemula, dan menembus urutan lima besar di kelas 125 CC MX 2 Junior A.
“Jefri Bule turun di kelas 125 cc, karena ada trouble di kendaraannya, Jefri hanya finish diurutan kelima. Kendaraan kita masih sangat standar, sementara kendaraan pebalap lain sudah pada kit racing,” kata Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Banten, Roy Fachruji Basuni, Minggu (27/10).
Selain kalah kualitas kendaraan, Roy juga mengakui persaingan antar peserta pada Kejurnas tersebut cukup ketat. Sejumlah pebalap PON dari Jawa Barat, Papua, Nusa Tenggara Barat, terlihat tampil. “Hampir semua atlet untuk PON 2020 juga ikut. Persaingan cukup berat,” jelas Roy.
Kendati demikian, Roy cukup legawa. Karena baginya, target utama IMI Banten ialah meraih prestasi pada PON Papua 2020 mendatang. Kans Banten terbuka lebar pada PON Papua, karena motor yang ditunggangi harus standar. “Kalau di PON kan rata semua kendaraannya. Standar, tidak ada yang berbeda,” ungkap Roy.
Apalagi, sambung Roy, masih ada waktu cukup panjang untuk membenahi kemampuan pebalap Banten sebelum PON Papua 2020 dimulai. “Kejuaraan tadi kita jadikan sebagai ajang pemanasan, juga menambah jam terbang atlet untuk menghadapi PON Papua. Kita lagi fokus melatih fisik atlet, jadi kalau ada Kejurnas, Kejurda, dan event lainnya kita akan ikut,” kata Roy.
Ketua Umum (Ketum) KONI Banten Rumiah Kartoredjo turut menyaksikan jalannya pertandingan Kejurnas Powertrack-Kejurnas Motocross 2019 itu. Secara langsung, Rumiah memberi semangat kepada pebalap Banten. (rbs/nda/ags)








