SERANG – Pandji Tirtayasa meminta dukungan dari empat partai politik (parpol) untuk maju di Pilkada 2020 sebagai bakal calon wakil bupati. Pandji ingin dipasangkan dengan calon petahana Ratu Tatu Chasanah dan akan menolak jika ada tawaran lain.
Empat parpol itu yakni Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. Bakal calon wakil bupati petahana ini sudah mengikuti penjaringan di empat parpol itu.
Kemarin (19/11), Pandji mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD PAN Kabupaten Serang di Jalan Ciptayasa, Kecamatan Ciruas. Pandji datang bersama ajudannya dan disambut oleh tim pilkada DPD PAN Kabupaten Serang.
Pandji mengatakan, dirinya sudah mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati ke tiga parpol. Yakni, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan PAN. “Kalau ke Demokrat belum, karena memang waktu pengembalian berkasnya juga masih lama,” katanya kepada wartawan.
Ia berharap keempat parpol itu dapat mengusungnya untuk menjadi calon wakil bupati di Pilkada 2020. Namun, ia hanya ingin dipasangkan dengan calon petahana Ratu Tatu Chasanah seperti pada Pilkada 2015. “Kalau tidak diusung dengan bu Tatu berarti saya enggak jadi nyalon,” ujarnya.
Pandji juga mengaku terus menjalin komunikasi dengan parpol lain yang tidak membuka penjaringan. Ia juga sudah berkomunikasi dengan Ratu Tatu Chasanah untuk niatannya tersebut. “Saya izin ke bu Tatu, mau daftar di penjaringan partai, dan ibu mengizinkan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Pilkada DPD PAN Kabupaten Serang Heri Triyana mengatakan, saat ini sudah ada 12 tokoh yang mengambil formulir pendaftaran. Dari 12 tokoh itu, 11 di antaranya sudah mengembalikan. “Yang belum cuma pak Abdul Latif,” katanya.
Heri mengatakan, pengembalian berkas formulir berakhir pada 21 November 2019. kemudian, setelah itu akan dilakukan verifikasi berkas. “Setelah itu nanti ada penyampaian visi-misi dari masing-masing calon,” ujarnya. (jek/air/ags)









