Pria yang juga anggota polisi tersebut menyatakan, kebutuhan vitamin dan suplemen saat ini cukup tinggi mengingat pegulat Banten butuh kebugaran agar bisa berlatih secara maksimal. Dengan jadwal latihan yang padat, selain istirahat, atlet gulat Banten butuh vitamin dan suplemen sehingga saat memulai latihan, kondisi tubuh atlet tetap prima.
Sejauh ini, dikemukakan Jandi, dana pembelian vitamin yang diberikan KONI Banten jauh dari kata cukup. Sebelum ada pengurangan uang saku yang diterima setiap bulan, atlet biasa menambah kebutuhan vitamin.
Namun, sekarang hal itu tidak bisa dilakukan. Uang saku untuk dua pegulat Banten berkurang separuhnya.
“Atlet sangat mengandalkan uang saku Rp2 juta dari KONI Banten untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam berlatih,” jelas Jandi.
Beruntung, ungkap Jandi, dua atlet gulat Banten tersebut masih tetap semangat berlatih. Bahkan, keduanya kerap menambah sendiri latihan saat berada di rumah.
Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Klinik Urologi dan Nefrologi Terpadu
KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bethsaida Hospital Gading Serpong resmi meluncurkan Urology & Nephrology Clinic sebagai pusat layanan terpadu untuk penanganan...
Read moreDetails











