Dalam Lapas, Heri: Iman Sering ke Masjid
SERANG – Mantan Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi dikenal sebagai sosok yang religius. Selama berada di Lapas Kelas IIA Serang, Iman tidak pernah meninggalkan shalat. Demikian komentar Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita tentang sosok warga binaan, Iman Ariyadi.
“Pak Iman saya kenal orang yang religius. Begitu adzan, beliau langsung ke masjid. Kalau hari Jumat biasanya Pak Iman jadi pengisi khotbah,” ujar Heri kepada Radar Banten, Kamis (23/9).
Saat berada di masjid, Iman diakui Heri sering mengaji. Ia terlihat lebih suka berlama-lama di masjid. “Yang saya lihat Pak Iman sering berada di masjid dan dalam waktu yang lama. Ia suka menghabiskan waktu untuk mengaji setelah salat,” Heri.
Dikatakan Heri, setiap hari raya Idul Kurban Iman selalu berkurban satu ekor sapi. Politisi Partai Golkar itu ingin semua warga binaan merasakan suasana Idul Adha kendati berada di dalam penjara. “Kami tidak pernah meminta, kalau mau Idul Adha, Pak Iman selalu kurban sapi untuk warga binaan. Niatnya mungkin agar binaan bisa merasakan daging kurban meski berada di dalam (penjara-red),” tutur Heri.
Diberitakan sebelumnya, mantan Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi akhirnya menghirup udara bebas. Iman keluar dari Lapas Kelas IIA Serang sekira pukul 08.50 WIB, Kamis (23/9). Selama 4 tahun Iman menjalani masa hukum untuk perkara suap perizinan Transmart kepada Cilegon United Football Club (CUFC) tahun 2017 sebesar Rp1,5 Miliar. (Fahmi Sa’i)










