Salah satu pegawai Dinas LH menjelaskan, penyegelan dilakukan pada Kamis pagi. Selain disegel, aliran listrik pun putus.
“Ia pagi-pagi disegelnya,” ujar pegawai yang enggan disebutkan namanya.
Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Gerindra Faturohmi menyayangkan hal tersebut terjadi. Kejadian itu menurutnya sangat memalukan institusi pemerintahan.
“Kita sayangkan sampai terjadinya mati listrik di kantor Pemerintahan, apalagi ini ada informasi disegel PLN , ini sangat memalukan bagi Cilegon,” ujarnya.
Faturohmi mempertanyakan manajemen pemerintah. Kemana uang yang sudah dianggarkan untuk keperluan listrik tersebut sehingga telat pembayaran.











