CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon saat ini sedang mendorong pengolahan sampah menjadi produk berdaya guna, salah satunya briket.
Dalam mengolah sampah menjadi produk berdaya guna tersebut, Walikota Cilegon Helldy Agustian menginginkan tidak menggunakan dana pemerintah yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon, melainkan menggunakan dana swasta.
Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, hasil kerja sama dengan PT Indonesia Power, saat ini sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) diolah menjadi briket.
Briket itu rencananya akan digunakan oleh PT Indonesia Power Unit Pembangkit (UP) Suralaya sebagai bahan bakar pembangkit listrik.
Alat pengolahan sampah menjadi briket sudah terpasang di TPSA Bagendung, kemudian briket yang sudah dihasilkan saat ini sedang menjalani uji kadar kalori.











