Pertimbangan Helldy menggaet pihak swasta dalam mengolah sampah selain agar penanganan sampah tanpa menggunakan APBD, juga bisa memberikan sumbangsih terhadap PAD.
PT IP membutuhkan briket dalam skala besar. Hal itu dilihat Helldy sebagai prospek yang sangat bagus. Dimana produk olahan sampah Bagendung sudah memiliki pasar yang menampung, tinggal mencari pihak yang mau mengelola.
“Bagi saya sampah di Cilegon itu tidak dibiarkan menumpuk begitu saja, harus dikelola dengan baik, kemudian sampah bisa menghasilkan uang,” ujar mantan sales tersebut.
Helldy memperkirakan peresmian fasilitas pengolahan sampah menjadi briket di Bagendung akan diresmikan 22 November mendatang. Berbarengan dengan itu, ia menargetkan sebanyak 8 ton briket disalurkan ke PT IP.
Helldy optimis pengolahan sampah menjadi produk berdaya guna di Kota Cilegon bisa sukses dan besar seperti di Kabupaten Badung, Bali. Selain untuk briket, sampah juga bisa diolah untuk berbagai macam furniture. (bam/alt)











