SERANG-APBD 2022 Kota Serang difokuskan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur. Kebijakan ini diambil setelah dua tahun terakhir APBD Kota Serang tersedot untuk penanganan Covid-19.
Demikian diungkapkan Walikota Serang Syafrudin usai membuka acara Sosialialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun 2022 yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu (10/11).
Syafrudin mengungkapkan, kinerja pembangunan Pemkot Serang tidak maksimal lantaran selama dua tahun terakhir besarnya alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Pada tahun 2020 misalnya, anggaran penanganan Covid-19 mencapai Rp101 miliar. “Tentunya kami berharap tahun 2022 Covid-19 sudah tidak ada, sehingga APBD tahun depan khusus untuk pembangunan masyarakat Kota baik fisik maupun sosial,” ujar Syafrudin.
Kata Syafrudin, beberapa program pembangunan seperti, Revitalisasi Masjid Agung Ats-Tsauroh, Revitalisasi Stadion Maulana Yusuf, dan lainnya terpaks diundur hingga 2022. “Sebelumnya sempat direncanakan tahun ini (2021-red) diubah ke tahun 2022,” terangnya.
Namun, sambung Syafrudin, Pemkot Serang tetap mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19. Itu dilakukan mengantisipasi terjadi lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga. “Tetap kita alokasikan di belanja tak terduga (BTT) Covid-19,” katanya.











