Pakar kebijakan publik dan politik Unsera Ahmad Sururi menilai, kunjungan gubernur dan wakil gubernur Banten ke berbagai daerah seperti Banten Selatan, terlepas dari adanya agenda formal atau tidak, hal tersebut bisa dimaknai untuk kepentingan 2024.
“Momentumnya memang terkonfirmasi begitu, agenda pemerintahan sekaligus menjadi agenda politik yang dibungkus dengan kegiatan kunjungan kerja atau safari pembangunan,” kata Sururi kepada Radar Banten, Kamis (11/11).
Ia melanjutkan, rajinnya kepala daerah melakukan safari Ramadhan di tahun kelimanya memimpin daerah memang terjadi di semua daerah, tidak hanya di Provinsi Banten. Kendati pun Pilgub Banten yang semestinya dilaksanakan 2022 dipastikan mundur pada 2024 sesuai kebijakan pemerintah pusat dengan konsep Pilkada serentak.
“Tentu wajar saja, selain memang Gubernur dan Wakil Gubernur sendiri memang punya komitmen dalam berbagai kesempatan untuk lebih memprioritaskan Banten Selatan (disamping ada tekanan bagi gubernur untuk melakukan hal itu dan bukan hanya wacana), karena bicara keberhasilan pembangunan Banten acuannya adalah Banten Selatan,” bebernya.
Sururi memprediksi, rajinnya kepala daerah/wakil kepala daerah melakukan safari pembangunan ke pelosok-pelosok akan semakin masif tahun depan, untuk memastikan target RPJMD.











