Peningkatan kesadaran publik terhadap ancaman telepon dinilai penting mengingat potensi kerugian yang ditimbulkannya. Kepolisian Indonesia (Polri) menyebutkan laporan kerugiaan dari kejahatan siber umumnya berasal dari penipuan. Pada tahun 2019, total kerugian yang terlaporkan dari penipuan melalui email mencapai Rp144 miliar. Selain itu, kerugian yang ditimbulkan penipuan e-commerce di tahun yang sama mencapai Rp73 miliar.
Teknologi dari Truecaller memiliki kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan dalam lingkungan digital. Perusahaan mengkalkulasi total transaksi penipuan digital di Amerika Serikat saja sudah mencapai US$ 30 miliar per tahun. Truecaller telah berhasil mengidentifikasi 31,3 miliar panggilan spam dan 12,8 miliar di seluruh dunia.
Berpartisipasi dalam diskusi interaktif mengenai isu keamanan data di Indonesia yang diselenggarakan Truecaller secara online sebagai bagian dari kampanye #KnowYourCaller, Prof. Dr. Henri Subiakto, Staff Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Hukum mengungkapkan, gangguan telepon spam di Indonesia sudah pada tingkat yang sangat menganggu dan merugikan. Upaya pemerintah adalah memerangi spam dengan menindak pelaku penipuan ini dibagian hulu.
“Jika ada aplikasi yang mampu mencegah terjadinya penipuan digital seperti Truecaller di bagian hilirnya, baik itu spam call maupun spam-spam yang lain, akan sangat bagus dan kami tentunya mendukung,” ungkapnya. (aas)











