Ditempat yang sama, Muchlas Samani selaku Dewan Pengurus LAMDIK menyampaikan, jangan mempersulit instrumen, semua harus simpel sesuai dengan kebutuhannya.
“Kegiatan ini adalah untuk memvalidasi instrumen S2 S3 yang sudah dikembangan dengan mengundang direktur dan Kaprodi Pascasarjana, kita juga mengundang BAN-PT untuk melakukan preview dari instrumen kita, mudah-mudahan kita dapat masukan yang maksimal dan setelah ini kita akan menyempurnakan instrumen final yang akan di gunakan”, pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Tcan Basaruddin, memberikan arahan perkembangan tentang akreditasi program studi.

“Trend perkembangan sektor Dikti diantaranya digitalisasi, kompetisi dan kolaborasi serta tuntutan relevansi”, ucapnya.
Ia menambahkan bahwa dunia digital membuka ruang seluas-luasnya bagi publik yang membuat persaingan semakin luas, serta mempermudah kerjasama.
“Internasionalisasi sangat penting dalam global ranking, khususnya dalam 2 hal yaitu International student dan International faculties”, imbuhnya. (Fjr)










