Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan dalam penanganan stunting, Pemprov Banten berhasil menekan angka stunting dari 29,6 persen pada tahun 2017 menjadi 23,4 persen pada tahun 2019.
Kata dia, komitmen Pemprov Banten dalam penanggulangan stunting patut mendapat dukungan dari semua pemangku kepentingan. “Sinergitas antar pemangku kepentingan dalam penanggulangan stunting di Banten diharapkan terjalin secara baik sehingga hasilnya akan lebih optimal,” ujarnya. Untuk itu, penting menyelaraskan program agar tidak tumpang tindih, antara di tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
Andika mengatakan, program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran diharapkan sinergis dalam penanggulangan stunting. Hal itu didasarkan pada adanya korelasi faktor kemiskinan terhadap munculnya penderita stunting. Artinya, persoalan stunting dan gizi buruk, salah satunya disumbang oleh faktor kemiskinan pada sebuah keluarga. Maka program penanggulangan kemiskinan harus selaras dengan program penanggulangan stunting. (*)










